Garut, OpsJurnal.Asia -
Sebuah peristiwa bersejarah tercatat dalam dunia pendidikan pertahanan dan keamanan tanah air. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara langsung memberikan taklimat dan pengarahan kepada 1.095 perwira siswa yang sedang mengikuti pendidikan di Sekolah Staf dan Komando TNI, Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, hingga Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah Polri. Kegiatan berlangsung di lingkungan Kompleks Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Kota Bandung, Jawa Barat.
Turut hadir mendampingi dan mengikuti jalannya kegiatan, Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, bersama sejumlah menteri dalam jajaran Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta para Kepala Staf Angkatan dan pimpinan instansi terkait.
Suasana penuh semangat dan nuansa kebangsaan begitu terasa menyelimuti lokasi sejak acara dimulai. Ribuan perwira siswa dari seluruh matra dan korps berbaris rapi dan menyambut kedatangan Presiden dengan antusiasme yang luar biasa. Suasana semakin meriah dan menyentuh hati ketika seluruh peserta berdiri serempak menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan nyanyian Mars TNI, Mars setiap matra pertahanan, hingga Mars Polri – menjadi bukti nyata persatuan, soliditas, dan jiwa korsa yang kuat di antara seluruh komponen kekuatan pertahanan dan keamanan negara.
Komandan Seskoad, Mayjen TNI Agustinus Purboyo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momen yang sangat istimewa dan bersejarah, mengingat untuk pertama kalinya seorang Presiden Republik Indonesia yang sedang menjabat secara aktif hadir langsung ke pusat pendidikan strategis untuk memberikan kuliah umum serta arahan kepada para kader pemimpin masa depan TNI dan Polri. Senin, (25/05/26)
“Kehadiran Bapak Presiden langsung di tengah-tengah kami bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bentuk perhatian dan komitmen tertinggi negara terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia para perwira. Arahan dan pembekalan yang disampaikan menjadi pedoman dan panduan strategis bagi mereka dalam memahami, menyikapi, dan menghadapi berbagai tantangan, dinamika, serta perubahan situasi baik di tingkat nasional maupun kancah internasional di masa mendatang,” ungkap Mayjen Agustinus.
Melalui taklimat yang disampaikan, Presiden Prabowo memberikan pandangan, arahan, dan prinsip-prinsip strategis yang harus dipegang teguh oleh setiap perwira dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai garda terdepan pertahanan dan keamanan negara. Hal ini sekaligus menegaskan arah kebijakan pemerintah dalam membangun kekuatan pertahanan dan keamanan yang profesional, modern, dan mampu diandalkan untuk menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, serta keselamatan bangsa dan negara.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian proses pendidikan dan pembinaan untuk mencetak para pemimpin pertahanan dan keamanan yang tidak hanya andal secara kemampuan teknis dan militer, namun juga memiliki wawasan luas, ketajaman analisis, serta semangat nasionalisme yang tinggi.
(M.A.Zakariyya S.E)

