• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Jingle Geopark Bojonegoro Menggema di Kayangan Api, Langkah Serius Menuju UNESCO

    Minggu, 24 Mei 2026, Mei 24, 2026 WIB Last Updated 2026-05-24T14:15:29Z
    masukkan script iklan disini


    Bojonegoro, Jatim | OpsJurnal.Asia.
    Grand final Cipta Jingle Geopark Bojonegoro berlangsung meriah di kawasan wisata Kayangan Api Ngasem, Minggu siang.

    Acara digelar sebagai langkah Pemkab Bojonegoro memperkuat branding Geopark menuju UNESCO Global Geopark dunia.

    Pelataran Kayangan Api dipilih karena menjadi salah satu geosite unggulan dan ikon wisata alam Bojonegoro.

    Suasana acara terasa hidup dengan hadirnya finalis muda, pelaku seni, hingga masyarakat yang memadati lokasi.

    Kepala Disbudpar Bojonegoro, Elzadeba Agustina, menyebut grand final diikuti 10 finalis terbaik daerah.

    “Geopark Bojonegoro memiliki kekayaan geologi, budaya, dan hayati yang menjadi identitas daerah,” ujarnya, 24 Mei 2026.

    Menurut dia, penguatan promosi diperlukan agar Geopark Bojonegoro semakin dikenal luas melalui media kreatif.

    Jingle dipilih karena mudah diingat dan mampu menjadi identitas promosi wisata daerah.

    Lomba dimulai sejak Februari 2026 dan menjadi ruang kreativitas generasi muda mendukung wisata Bojonegoro.

    Pemkab berharap pendekatan kreatif seperti musik mampu membuat promosi wisata lebih dekat ke masyarakat.

    Karya jingle terbaik nantinya digunakan sebagai identitas audio branding Geopark Bojonegoro ke depan.


    Penilaian dilakukan dewan juri dari bidang musik dan ekonomi kreatif untuk memilih karya terbaik finalis.

    Bupati Bojonegoro melalui Staf Ahli Sukaemi menyebut geopark memiliki nilai edukasi dan ekonomi masyarakat.

    “Jingle bukan sekadar lagu, tetapi media komunikasi efektif memperkenalkan identitas daerah,” kata Sukaemi.

    Melalui kegiatan ini diharapkan lahir kreativitas anak muda yang mendukung pengembangan wisata daerah.

    Juara pertama diraih Assyifa Mazroatul Fadzillah lewat karya berjudul Abadi Neng Bojonegoro yang memikat.

    Juara kedua diraih Dwi Novaberliananto melalui karya Geopark Bojonegoro, Wajah Nusantara penuh semangat.

    Posisi juara ketiga ditempati Diky Fathu Rokhman lewat karya Geopark Bojonegoro Harmoni nan Abadi.

    Sementara juara favorit diraih Felesia Hepy Novianti melalui karya bertajuk Jelajahi Keajaibannya. [Agus].
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini