Berdasarkan catatan panitia, lomba ini terbagi dalam tiga kategori jarak, yakni lima kilometer, sepuluh kilometer, serta lari setengah maraton sejauh Dua puluh satu kilometer. Pesertanya berasal dari beragam profesi yakni Komunitas olahraga, instansi pemerintah, TNI‑Polri, BUMN, pelajar, mahasiswa, hingga warga masyarakat umum, yang turut meramaikan semangat hidup sehat dan sportivitas.
Kegiatan ini merupakan wujud penerapan Program Presisi Polri yang dicetuskan oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dengan tujuan mempererat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.
Selain itu, acara ini juga mendukung upaya pemerintah meningkatkan derajat kesehatan publik, membudayakan gaya hidup aktif, memperkuat persatuan sosial, serta mendorong pengembangan wisata olahraga yang dapat mendongkrak perekonomian daerah.
Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Sumsel Bhayangkara Run 2026 menjadi sarana interaksi langsung yang mempererat hubungan dan kepercayaan antara Polri dengan warga masyarakat.
Lancarnya penyelenggaraan acara ini tak lepas dari kerja sama yang solid antara Polda Sumatera Selatan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah tingkat provinsi, pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas olahraga, serta pihak‑pihak terkait lainnya. Dukungan bersama ini menjadi kunci keberhasilan kegiatan.
Sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi, panitia menyediakan beragam hadiah menarik, dengan hadiah utama berupa satu unit rumah yang diserahkan atas dukungan Gubernur Sumatera Selatan.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa jumlah peserta yang melampaui delapan ribu orang merupakan indikator kuat semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat melampaui ekspektasi kami. Sebanyak 8.035 peserta bukan sekadar angka statistik, tetapi menjadi cerminan kuat bahwa masyarakat semakin percaya kepada Polri dan merindukan ruang‑ruang interaksi yang positif bersama kepolisian. Sumsel Bhayangkara Run tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga mempererat silaturahmi, membangun gaya hidup sehat, dan memperlihatkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat sebagai sahabat yang melayani,” ujarnya kepada media.
Kabid Humas Polda Sumsel menambahkan bahwa penyelenggaraan Sumsel Bhayangkara Run 2026 merupakan bagian dari upaya membangun citra Polri yang semakin profesional, modern, dan humanis melalui pendekatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Hari Bhayangkara bukan hanya milik institusi Polri, tetapi menjadi momentum kebersamaan seluruh masyarakat. Ketika polisi dan masyarakat dapat berlari bersama, berolahraga bersama, dan menikmati suasana penuh kekeluargaan, di situlah tumbuh rasa saling percaya yang menjadi fondasi utama terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambahnya.
Keberhasilan Sumsel Bhayangkara Run 2026 menjadi bukti nyata komitmen Polda Sumatera Selatan dalam menghadirkan Polri yang Presisi, humanis, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.


