Sumenep, Madura - PT Pupuk Indonesia memastikan stok pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Sumenep, termasuk wilayah Kepulauan Sapeken, tersedia dan mencukupi sesuai alokasi pemerintah. Perusahaan menegaskan, keterlambatan distribusi yang dikeluhkan sebagian petani bukan disebabkan minimnya stok, melainkan faktor "Alam" yakni cuaca yang memengaruhi pengiriman melalui jalur laut yg letaknya di kepulauan.
Area Executive (AE) PT Pupuk Indonesia wilayah Pamekasan dan Sumenep, Sigit Cahyono, memaparkan distribusi pupuk bersubsidi ke wilayah kepulauan selalu menjadi prioritas. Namun, proses pengiriman harus menyesuaikan kondisi pelayaran demi keselamatan.
“Kami tetap memprioritaskan penyaluran pupuk bersubsidi agar tidak terlambat dan menjamin ketersediaan stok di seluruh Kabupaten Sumenep, baik di wilayah daratan madura maupun beberapa kepulauan di madura. Kendala yang terjadi lebih pada faktor cuaca karena pengiriman menggunakan kapal,” kata Sigit, Selasa (14/7/2026).
Ia menjelaskan, besaran pupuk bersubsidi yang diterima petani sepenuhnya mengacu pada kuota e-RDKK dan alokasi yang telah ditetapkan pemerintah. Karena itu, PT Pupuk Indonesia hanya menyalurkan pupuk sesuai jumlah yang telah ditetapkan.
Apabila kuota yang tersedia dinilai belum memenuhi kebutuhan petani, menurutnya pemerintah daerah dapat mengajukan mekanisme realokasi selama masih terdapat sisa alokasi pupuk bersubsidi.
Sebagai informasi, alokasi pupuk bersubsidi untuk Kecamatan Sapeken pada 2026 ditetapkan sebanyak 326 ton pupuk urea dan 282 ton pupuk NPK.
Menanggapi keluhan petani yang biasanya menebus pupuk hanya sekali dalam setahun, Sigit mengimbau petani yang memiliki kemampuan supaya melakukan penebusan lebih awal sebagai langkah antisipasi jika sewaktu-waktu distribusi terkendala cuaca.
Ia juga menegaskan PT Pupuk Indonesia siap mengirimkan pupuk bersubsidi apabila terdapat kebutuhan mendesak dari petani di Kepulauan Sapeken.
“Kalau memang saat ini petani membutuhkan pupuk, kami siap mendistribusikannya dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca. Kami juga berharap mendapat informasi mengenai kebutuhan pupuk di Sapeken agar pengiriman dapat segera dilakukan dan pupuk tersebut langsung ditebus oleh petani,” ujarnya.
Sigit menambahkan, PT Pupuk Indonesia berkomitmen menjaga kelancaran distribusi pupuk bersubsidi hingga ke wilayah kepulauan sebagai bagian dari upaya mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Sumenep.

