Garut -Opsjurnal.asia - Hadirnya kepemimpinan baru di Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kabupaten Garut yang dipimpin oleh Rahmat Permana, SHI., SH., MM. membawa gagasan strategis sekaligus peringatan serius terkait dampak sosial dan ekonomi perjudian daring di tengah masyarakat.
Dalam wawancara khusus, Ketua Pengcab menegaskan bahwa domino kini dikembangkan sebagai cabang olahraga prestasi resmi yang mengasah kemampuan analisis, strategi, dan sportivitas — bukan lagi sekadar hiburan atau sarana taruhan. Langkah ini diharapkan menjadi solusi untuk mengubah arah minat masyarakat yang selama ini terjebak dalam praktik perjudian daring.
Berdasarkan perkiraan kajian yang dikemukakan narasumber, diperkirakan sekitar 25 persen dari total penduduk Indonesia berpotensi terlibat dalam perjudian daring, yang mencakup berbagai kalangan mulai pelajar, pekerja, ASN, pengusaha, hingga tenaga kerja harian.
Jika diasumsikan rata-rata pengeluaran per orang mencapai Rp200.000 per hari — padahal dalam praktiknya seringkali jauh lebih besar — maka aliran dana yang berpotensi keluar negeri dapat mencapai angka yang sangat besar:
"Perhitungan konservatif menunjukkan angka yang mengkhawatirkan: kekayaan rakyat yang mengalir ke luar negeri setiap harinya dapat mencapai lebih dari Rp6 triliun, dan dalam setahun diperkirakan melebihi Rp2.600 triliun rupiah tanpa memberikan imbalan barang atau jasa bagi negara."
Meskipun angka ini merupakan estimasi yang memerlukan verifikasi lebih lanjut dari lembaga berwenang seperti PPATK, BPS, atau Kementerian terkait, besaran potensi kerugian ini menjadi peringatan penting bagi seluruh elemen bangsa.
Ketua mengingatkan pentingnya mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa sejarah, di mana ketergantungan dan utang akibat praktik perjudian dalam skala besar pernah membebani ekonomi masyarakat hingga merusak kedaulatan suatu wilayah.
"Kita tidak ingin menunggu sampai kerusakan menjadi nyata dan sulit diperbaiki. Lebih baik kita hadapi sejak dini dengan memberikan wadah yang positif dan legal bagi hobi yang sudah dimiliki masyarakat," ujarnya.
Sebagai Cabang Olahraga yang sedang berproses memperkuat kelembagaan nasional, ORADO hadir untuk:
- Mengalihkan minat dari taruhan daring ke kompetisi berprestasi yang teratur;
- Mengembangkan domino sebagai olahraga pikiran yang melatih kecerdasan dan strategi;
- Memberikan wadah pembinaan, pelatihan, dan persaudaraan yang sehat;
- Membantu masyarakat menikmati permainan tanpa risiko kerugian ekonomi yang merusak.
Kepada seluruh pecinta permainan gaple dan domino di Kabupaten Garut, Ketua Pengcab mengajak:
"Mari kita buktikan bahwa kecerdasan dan kemampuan strategi yang Anda miliki adalah anugerah untuk dijuarai, bukan untuk dipertaruhkan. Bergabunglah bersama kami di ORADO Pengurus Cabang Kabupaten Garut! Mari kita bangun prestasi, raih kebanggaan daerah, dan selamatkan masa depan kita bersama."
Catatan Redaksi:
Angka yang disampaikan dalam berita ini merupakan estimasi kajian narasumber. Redaksi mengharapkan verifikasi dan data resmi dari instansi berwenang guna mendapatkan gambaran yang lebih akurat. Upaya ORADO memerlukan dukungan kebijakan, pengawasan, dan sinergi lintas pihak untuk mencapai tujuan yang diharapkan.
(M.A. Zakariyya S.E)




