BERITA EKSKLUSIF | DEBU JALANAN GATRA
Rabu, 15 Juli 2026
Garut - Opsjurnal.asia – Sebuah terobosan membanggakan sekaligus kejutan besar bagi dunia pelayanan sosial dan kuliner di Kabupaten Garut! Dapur SPPG Yayasan Beti Sintawati Garut kini resmi mencatatkan diri sebagai satu-satunya dapur pelayanan sosial yang mengantongi DUA SERTIFIKAT PENGUAT UTAMA sekaligus: Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dari Pemerintah Kabupaten Garut, serta Sertifikat Halal Resmi dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Republik Indonesia!
Prestasi ini bukan sekadar dokumen pengakuan, melainkan bukti nyata bahwa setiap suapan makanan yang disiapkan dapur ini telah terjamin kebersihannya, kehalalannya, dan keamanannya secara ketat, sesuai standar nasional yang paling ketat.
Dibuktikan Dengan Uji Lapang Dan Aturan Tertinggi
Sertifikat Laik Higiene Sanitasi bernomor 500.16.7.2/1244/180-SLHS-SPPG/DPMPTSP/2026 yang dikeluarkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Garut pada 04 Juni 2026, membuktikan bahwa tata kelola, sarana prasarana, hingga proses pengolahan makanan di Dapur SPPG telah memenuhi seluruh syarat kesehatan mulai dari Undang-Undang Kesehatan, Peraturan Pangan, hingga standar lingkungan hidup. Sertifikat ini berlaku penuh selama lima tahun ke depan.
Tak berhenti di situ, langkah yang luar biasa menyusul kemudian: pada 09 Juli 2026, lembaga ini resmi mendapatkan Sertifikat Halal Nasional bernomor ID32110077802760726. Artinya, setiap bahan baku, proses pengolahan, hingga penyajian makanan di sini telah lolos pemeriksaan ketat Majelis Ulama Indonesia dan dinyatakan SUCI, HALAL, DAN TAYYIB—sesuai syariat Islam dan standar kualitas terbaik.
Dapur Kasih Sayang Yang Tak Kompromi Dengan Kualitas
Dapur ini dikelola oleh Yayasan Beti Sintawati Garut – SPPG Garut berlokasi di Kersamanah, Sukamerang, Garut. Selama ini dapur ini menjadi tumpuan penyediaan makanan bergizi bagi ribuan warga, mulai dari penerima manfaat sosial, anak-anak, hingga kegiatan kemasyarakatan di Garut.
“Kami tidak main-main dengan apa yang masuk ke perut saudara-saudara kita. Makanan bukan sekadar kenyang, harus juga bersih, sehat, dan tentu saja halal. Inilah bentuk tanggung jawab kami sebesar-besarnya kepada masyarakat Garut,” ujar pengurus yayasan.
Kini, Dapur SPPG Yayasan Beti Sintawati berdiri tegak sebagai contoh terdepan: pelayanan sosial tidak harus berarti menurunkan standar kualitas. Justru karena untuk orang banyak, pengawasan dan standar harus ditingkatkan setinggi-tingginya.
Jadi Teladan Bagi Seluruh Garut
Pencapaian sensasional ini disambut antusiasme luar biasa oleh tokoh masyarakat dan pemerintahan. Banyak yang berharap langkah ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh dapur umum, kantin sekolah, hingga pelaku usaha kuliner di Garut: Jangan pernah ragu untuk berbenah demi kebaikan orang lain.
Dapur SPPG Yayasan Beti Sintawati telah membuktikan: Bisa melayani banyak orang, dan tetap menjadi yang terbaik dalam hal kebersihan serta kehalalan.
Masa depan pelayanan makanan di Garut kini punya standar baru yang sangat membanggakan!
(M.A. Zakariyya S.E)




