![]() |
Musi Banyuasin, Opsjurnal.asia — Kabar menggembirakan hadir bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Bupati Muba, H. M. Toha Tohet, S.H., memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) akan segera dicairkan sebelum perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muba, Drs. Syafaruddin, M.Si., saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (18/5/2026), menanggapi banyaknya pertanyaan dan kekhawatiran yang disampaikan sejumlah pegawai.
Sekda menegaskan, Pemkab Muba tepat komitmen dalam membayar TPP bagi ASN sesuai mekanisme pengelolaan keuangan daerah.
" Syafaruddin mengatakan TPP bakal segera dibayarkan, InsyaAllah bakal cair sebelum Idul Adha. Karena pembayaran akan dilakukan setelah transfer daerah dari pemerintah pusat masuk dan kondisi kas daerah memungkinkan".
Sementara itu, Syafaruddin mengakui bahwa pihaknya memahami kekhawatiran dan kegelisahan yang dirasakan para ASN, mengingat pembayaran TPP sempat tertunda hingga mencapai empat bulan. Namun, ia menegaskan hal ini bukan karena pemerintah mengabaikan hak pegawai, melainkan semata-mata dikarenakan kondisi fiskal daerah yang saat ini sedang berhati-hati dalam pengelolaannya akibat penurunan signifikan pada Dana Transfer Ke Daerah (TKD).
Yang jelas kita bukan mengabaikan, tapi karena kondisi fiskal yang mana harus benar-benar mengelola keuangan dengan baik, akibat TKD mengalami penurunan signifikan, " tegasnya.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muba Riki Junaidi menambahkan, pihaknya saat ini sedang melakukan proses untuk bisa melakukan pencairan TPP ASN.
"Untuk anggaran yang bakal dicairkan bagi TPP ASN dilingkungan Pemkab Muba sebesar 25 miliar rupiah, kita kejar pencairannya sebelumnya lebaran haji, " ungkap Riki.
Sementara itu, Syafaruddin pun memastikan, untuk TPP ASN insyaallah bakal dibayarkan sebelum hari raya Idul Adha 1447 Hijriah.
"Saat ini sedang diproses BPKAD, dan TPP ASN bakal dibayarkan secara penuh untuk satu bulan dulu, " janji Syafaruddin.

