![]() |
| Foto Berita Muba |
Rapat tersebut di pimpin langsung Ketua DPRD Muba Afitni Junaidi Gumay dan dihadiri Wabup Muba Kyai Abdur rohman husen, sekda muba, para wakil ketua DPRD, para asisten, dan perangkat daerah kabupaten Musi Banyuasin.
" Bahwa peningkatan PAD bukan Semata - mata penambah penerimaan daerah, melainkan sebagai langkah strategis memperkuat kapasitas fiskal daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan manfaat bisa dirasakan langsung oleh rakyat", Ujar Bupati Muba HM Toha.
Meningkatnya PAD memberikan ruang fiskal lebih besar bagi pemda untuk membiayai pembangunan infrastruktur, pelayanan pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, serta program - program prioritas lainnya menyentuh langsung kebutuhan rakyat, tegas Toha.
Sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci penting dalam menghadirkan kebijakan yang mampu mendorong kemandirian fiskal daerah tanpa mengabaikan kepentingan rakyat.
" Harapan bersama, perda ini nantinya mampu menjadi pondasi yang kuat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pembangunan dikabupaten muba, kami sangat berharap rancangan perda ini dapat dibahas bersama dan selanjutnya disetujui untuk ditetapkan menjadi perda kabupaten muba", ungkapnya.
Selanjutnya, Ketua DPRD Kabupaten Muba Afitni junaidi gumay menyampaikan apresiasi atas langkah Pemkab Muba dalam melakukan penyesuaian regulasi guna memperkuat tata kelola Pendapatan daerah.
Dprd muba siap mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan PAD, selama mengedepankan kepentingan masyarakat, asas keadilan, transparansi dalam pelaksanaanya.
" Kami berharap perubahan perda nanti dapat menjadi landasan yang kuat dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan pajak dan retribusi daerah, sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap pembangunan dan kesejahteraan rakyat muba", Pungkasnya.

