Bojonegoro, Jatim | Opsjurnal.Asia — Suasana Desa Jono, Kecamatan Temayang, mendadak panik setelah rumah warga terbakar Minggu malam.
Kobaran api muncul sekitar pukul 20.25 WIB dari rumah milik Lanto (30), warga RT 04 RW 01 Desa Jono.
Api disebut cepat membesar dan membakar sebagian besar bangunan rumah beserta sejumlah perabot di dalamnya.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sebelum petugas Damkarmat tiba di lokasi.
Laporan kebakaran diterima Pos Temayang Dinas Damkarmat Bojonegoro pukul 20.36 WIB dari warga bernama Marwan.
Tak lama berselang, petugas langsung bergerak menuju lokasi dengan satu unit fire truck dan empat personel.
Jarak lokasi yang hanya sekitar tiga kilometer membuat petugas tiba cepat di tempat kejadian kebakaran.
Saat petugas tiba pukul 20.41 WIB, api diketahui sudah membakar sebagian besar bangunan rumah korban.
Petugas kemudian melakukan pemadaman intensif agar api tidak merembet ke rumah warga lain di sekitar lokasi.
Setelah berjibaku hampir satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.35 WIB malam.
Rumah berukuran 10 x 10 meter itu dilaporkan mengalami kerusakan hingga sekitar 80 persen terbakar.
Sejumlah perabot rumah tangga seperti lemari dan tempat tidur dilaporkan ikut hangus dilalap api.
Petugas menduga kebakaran dipicu korsleting listrik yang terjadi di dalam bangunan rumah tersebut.
Meski kerusakan cukup besar, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta dari bangunan dan isi rumah korban.
Petugas juga berhasil menyelamatkan rumah lain di sekitar lokasi agar api tidak meluas ke permukiman warga.
Bagian rumah depan milik korban beserta aset senilai sekitar Rp100 juta berhasil diamankan petugas.
Rumah milik Sumini di sebelah kanan lokasi juga berhasil diselamatkan dari ancaman kobaran api.
Selain itu, rumah milik Dasar Sugianto di sisi kiri lokasi turut berhasil diamankan dari kebakaran.
Usai pemadaman, petugas Damkarmat turut memberikan edukasi pencegahan kebakaran kepada warga sekitar.
Sosialisasi meliputi penanganan awal kebakaran hingga pentingnya pengecekan instalasi listrik rumah.
Penanganan kebakaran turut melibatkan Polsek Temayang, Babinsa, Satpol PP, Linmas dan warga setempat. [Agus].

.jpg)