Bojonegoro Jatim | OpsJurnal.Asia
Kabupaten Bojonegoro kembali menorehkan prestasi pendidikan melalui Kepala SDN Grebegan, Rita Yuana, tingkat nasional.
Rita Yuana meraih penghargaan Insan Pendidikan Berdampak 2026 kategori Inspirator Pendidikan Formal.
Penghargaan itu diraih lewat inovasi literasi berbasis cita-cita siswa melalui penerbitan buku inspiratif.
Buku berjudul “Membangun Mimpi dari Pelosok Negeri” memuat harapan dan cita-cita siswa SDN Grebegan.
Program tersebut lahir dari kepedulian terhadap keterbatasan akses pendidikan anak-anak desa di Kalitidu.
Sebagian besar siswa berasal dari keluarga petani dengan kondisi ekonomi sederhana namun penuh semangat belajar.
Sebanyak 54 siswa kelas IV, V, dan VI diajak menulis mimpi serta harapan masa depan mereka.
Dari proses itu lahirlah buku setebal 180 halaman yang diterbitkan Februari 2026 bersama penerbit lokal.
Rita Yuana menyebut anak desa juga memiliki mimpi besar jika diberi ruang dan pendampingan yang tepat.
Pendampingan dilakukan bersama guru Sri Wuryani, Sriyanik, dan Sumiyati melalui proses belajar kreatif.
Para siswa menulis profesi impian, alasan memilih cita-cita, hingga perjuangan meraih masa depan mereka.
Program ini juga menjadi implementasi pembelajaran mendalam dan pemanfaatan kecerdasan artifisial di sekolah.
Kegiatan “Sabtu BERSERI” turut mengenalkan berbagai profesi untuk membuka wawasan siswa tentang masa depan.
Beragam cita-cita muncul mulai dokter, guru, polisi, tentara, pilot, atlet hingga konten kreator digital.
Program tersebut tidak hanya memperkuat literasi, tetapi juga membangun keberanian dan rasa percaya diri siswa.
Anak-anak yang sebelumnya malu kini mulai berani berbicara dan mempresentasikan tulisan di depan kelas.
Nilai disiplin, tanggung jawab, kerja keras, dan semangat pantang menyerah tumbuh melalui proses menulis itu.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, mengapresiasi program tersebut sebagai contoh pendidikan bermakna.
Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Mokhamad Anwar Mukhtadlo, menilai mimpi besar lahir dari kesederhanaan.
Dari sekolah sederhana di tengah sawah, SDN Grebegan, Kecamatan Kalitidu, membuktikan pendidikan mampu melahirkan perubahan nyata. [Ags].

