• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Polres Tegal Kota Perkuat Literasi AI Pelajar Lewat Program “AI Ready ASEAN”

    Kamis, 09 April 2026, April 09, 2026 WIB Last Updated 2026-04-09T07:31:10Z
    masukkan script iklan disini



    Kota Tegal — Upaya menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi terus diperkuat. Polres Tegal Kota berkolaborasi dengan AI ASEAN bersama Mafindo menggelar pelatihan “AI Ready ASEAN” bagi pelajar SMA dan SMK di Aula SMA Negeri 2 Tegal, Kamis (9/4/2026).

    Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran bagi siswa untuk memahami kecerdasan buatan (AI) secara komprehensif, mulai dari konsep dasar, etika penggunaan, hingga praktik melalui Learning Management System (LMS) AI Ready ASEAN.

    Kapolres Tegal Kota, Heru Antariksa Cahya, menegaskan bahwa perkembangan AI telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan. Hal tersebut disampaikannya saat membuka pelatihan.

    “AI telah mengubah cara kita belajar, bekerja, hingga berinteraksi. Karena itu, pelajar harus siap dan mampu memanfaatkannya secara bijak,” ujarnya.

    Ia menekankan bahwa AI bukanlah ancaman, melainkan alat bantu yang dapat meningkatkan efektivitas dan produktivitas jika digunakan secara tepat.

    “AI tidak menggantikan manusia. Justru menjadi sarana untuk memperkuat kemampuan berpikir, berkreasi, dan berinovasi,” tegasnya.

    Kapolres juga mengingatkan pentingnya penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Para pelajar didorong memanfaatkan AI untuk hal-hal positif seperti mendukung pembelajaran, riset, serta pengembangan kreativitas, dan menghindari penyalahgunaan seperti plagiarisme.

    “Jadikan AI sebagai pemicu ide, bukan pengganti proses berpikir,” imbuhnya.



    Lebih lanjut, ia menyoroti peran penting para pendidik dalam mengawal pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah agar tetap berada pada koridor yang tepat dan produktif.

    Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Tegal, Uti Bisnuharti, mengapresiasi terselenggaranya program tersebut yang dinilai memberikan wawasan baru bagi para pelajar.

    “Program ini membantu siswa lebih bijak dan beretika dalam memanfaatkan teknologi AI, sekaligus mampu memilah dampak positif dan negatifnya,” ungkapnya.

    Ia menambahkan bahwa penguatan karakter menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan zaman. Hal tersebut juga didukung oleh Bank Indonesia melalui program “Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah” yang menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada pelajar.

    Pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan literasi digital siswa, tetapi juga membentuk generasi muda yang adaptif, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan masa depan di tengah pesatnya transformasi teknologi.

    (DIYARNI) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini