Bandar Lampung,OpsJurnal.Asia -
Dugaan praktik penjualan solar subsidi tidak tepat sasaran di SPBU 2435174 yang berlokasi Jl. Za. Pagar Alam Rajabasa, Bandar Lampung.diduga masih terus berjalan. Pengawas SPBU yang disebut-sebut kembali jalankan aktifitas ilegalnya, di mana ribuan liter solar subsidi dialihkan dan dijual kepada para pelangsir dan di kirim ke gudang penampung yang sudah di siapkan.
Pengamatan yang dilakukan tim ops jurnal.asia di lokasi menunjukkan sejumlah kendaraan diduga terlihat berputar-putar mengisi BBM jenis solar di lokasi tersebut. Kendaraan-kendaraan yang diduga milik para pelangsir antara lain Pajero,Fortuner truk Cold Diesel,mobil box dll Kendaraan-kendaraan tersebut terlihat masuk dan keluar dari area SPBU secara bergantian dalam jumlah yang tidak wajar. Rabu (21/10/2026)
Ini bukan kali pertama SPBU menjadi sorotan masyarakat. Untuk kesekian kalinya, SPBU ini diduga kuat menjual solar subsidi langsung kepada para pelangsir, bukan kepada konsumen yang berhak. Diduga adanya komitmen kesepakatan antara pengawas SPBU, para pelangsir, serta oknum TNI AL GN yang membekingi beroperasinya praktik ilegal di lokasi tersebut, sehingga aktivitas ini berjalan seolah tak tersentuh.
BPH Migas, Pertamina Patra Niaga, serta aparat penegak hukum terkait diminta untuk segera turun ke lokasi, melakukan pemeriksaan mendalam, dan menindak tegas seluruh pihak yang terlibat agar kerugian negara tidak semakin besar dan distribusi BBM subsidi benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan.
(Tim)




