MARTAPURA – Semangat menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia terasa kuat di Kabupaten OKU Timur. Bukan sekadar melalui kemeriahan perayaan, tetapi juga lewat kepedulian pemimpin daerah dalam membangun karakter generasi muda.
Hal itu terlihat saat Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. turun langsung menyaksikan Lomba Gerak Jalan tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK se-Kabupaten OKU Timur, Rabu (12/8/2026).
Dari Taman Tani Merdeka Martapura, sebanyak 96 regu pelajar melangkah serempak membawa semangat kemerdekaan. Kehadiran Bupati Lanosin di tengah peserta menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap generasi muda yang tengah dipersiapkan menjadi penerus pembangunan OKU Timur.
Bagi Bupati yang akrab disapa Bang Enos, momentum menjelang HUT ke-81 RI harus menjadi kesempatan untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada anak-anak dan remaja.
Menurutnya, gerak jalan bukan hanya tentang siapa yang paling cepat mencapai garis finis. Di balik langkah yang teratur, terdapat pelajaran tentang disiplin, kekompakan, persatuan hingga semangat gotong royong.
“Bukan sekadar berbaris dan berjalan bersama, kegiatan ini mengajarkan banyak hal kepada generasi muda: tentang disiplin, kekompakan, persatuan, dan gotong royong.”
Pesan tersebut memperlihatkan arah kepemimpinan Bupati Lanosin yang menempatkan generasi muda sebagai bagian penting dari masa depan OKU Timur.
Ia pun memberikan apresiasi kepada seluruh pelajar, guru, panitia, serta masyarakat yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut.
Bupati berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti ketika perlombaan berakhir. Semangat itu harus terus hidup dalam keseharian generasi muda melalui kemauan belajar, keberanian berkarya dan kepedulian untuk ikut membangun daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata OKU Timur Nasrul, S.Pd., M.M., turut mengapresiasi antusiasme para peserta.
“Gerak jalan bukan sekadar berbaris beriringan, melainkan cerminan persatuan, kedisiplinan, kekompakan dan semangat gotong royong,” ujar Nasrul.
Peserta tingkat SD/MI dan SMP/MTs menempuh rute hingga garis finis di depan Polsek Martapura. Sedangkan peserta SMA/MA dan SMK melanjutkan rute hingga Lorong Kebun Jati.
Nasrul juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan dengan menjaga ketertiban dan keamanan selama rangkaian kegiatan kemerdekaan berlangsung.
Dari Martapura, langkah 96 regu pelajar itu menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana semangat kemerdekaan terus diwariskan.
Di tengah langkah para pelajar, Bupati Lanosin menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan hanya hadir dalam ruang pemerintahan, tetapi juga turun langsung menyemangati generasi muda—menyalakan optimisme dan energi kebersamaan menjelang 17 Agustus.
Karena kemerdekaan bukan sekadar perayaan. Kemerdekaan adalah semangat yang harus terus bergerak, dan OKU Timur memilih untuk bergerak bersama.
Ind16




