• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Elin Marlina, S.E.: 67 Persen Roda Ekonomi Garut Digerakkan Ibu Rumah Tangga; Baso Aci Warisan Sejak 1930 Kini Menopang Hingga Rp2 Miliar Per Tahun

    Kamis, 02 Juli 2026, Juli 02, 2026 WIB Last Updated 2026-07-02T14:42:43Z
    masukkan script iklan disini

    Garut - Opsjurnal.asia - Melalui wawancara sambungan telepon yang dilaksanakan hari ini, Elin Marlina, S.E. selaku perwakilan sekaligus peserta andalan kelompok WAHEGAR (Wanita Hebat Garut), menegaskan bahwa perhelatan Festival Baso Aci Se-Kabupaten Garut menjadi bukti nyata pengukuhan peran strategis kaum perempuan sebagai fondasi kemajuan ekonomi daerah. Ajang yang diselenggarakan untuk keenam kalinya dalam kurun waktu satu tahun ini berlangsung di Citymall, Jalan Sudirman Nomor 31, Kelurahan Suci Kaler, dan menempatkan potensi ekonomi perempuan sebagai inti dari dinamika pembangunan kerakyatan.



    Penyelenggara kegiatan sekaligus pengusaha IO Portabel, H. Deni, menyampaikan data terukur berdasarkan sistem manajemen bisnis dan pemetaan potensi lokal:

    “Baso Aci telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas kuliner dan budaya Kabupaten Garut sejak pertama kali dikenal luas pada tahun 1930-an. Saat ini, sektor ini menampung sekitar 10.000 tenaga kerja, di mana mayoritas pelakunya adalah pelaku usaha mikro yang dipimpin oleh perempuan, dengan perputaran nilai ekonomi mencapai kisaran 1 hingga 2 miliar rupiah setiap tahunnya. Fakta yang lebih mendasar adalah bahwa 67 persen dari perputaran ekonomi Kabupaten Garut secara keseluruhan digerakkan oleh ibu rumah tangga. Ini adalah potensi strategis yang harus terus didorong dan diakui keberadaannya,” ujarnya. Kamis, (2/07/26)

     


    H. Deni menambahkan harapan agar seluruh elemen masyarakat bergerak bersinergi menjadikan kegiatan semacam ini sebagai agenda berkelanjutan, guna memacu perputaran ekonomi lokal yang lebih dinamis dan merata.


    Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Garut, Beni, turut menyampaikan apresiasi sekaligus catatan strategis terkait penguatan promosi produk unggulan daerah. “Kita harus jujur mengakui bahwa promosi potensi kuliner kita masih tertinggal dibandingkan daerah lain, bahkan dibandingkan negara tetangga. Oleh karena itu, Disparbud berkomitmen terus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui berbagai kegiatan kreatif berbasis potensi lokal,” jelasnya.

     

    Lebih lanjut Beni menyarankan perluasan pola penyelenggaraan: “Kegiatan positif seperti ini harus diperbanyak. Kita bisa mencontohkan dengan mengadakan perlombaan pangan khas antar desa secara berkala, agar daya beli masyarakat tetap terfokus pada produk asli Garut dan tidak beralih sepenuhnya ke transaksi perdagangan daring. Kami berharap Festival Baso Aci mampu menetapkan diri sebagai ikon kuliner andalan Garut yang setara dengan dodol, yang sudah dikenal luas lintas generasi maupun lintas wilayah. Terima kasih kami sampaikan kepada IO Portabel atas inisiatif nyata penyelenggaraan kegiatan ini.”



    Terkait hal ini, Elin Marlina, S.E. menegaskan posisi WAHEGAR sebagai mitra strategis penguatan ekonomi perempuan:

    “WAHEGAR menyambut baik dan sepenuhnya mendukung gerakan pemajuan sektor Baso Aci ini. Data yang menyatakan bahwa dua pertiga ekonomi Garut berada di tangan perempuan adalah bukti nyata bahwa kami memegang peran yang tak tergantikan dalam pembangunan daerah. Pengelolaan Festival Baso Aci oleh IO Portabel dengan tata kelola bisnis yang terstruktur membuktikan bahwa pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi perempuan dapat berjalan beriringan secara harmonis.”

     

    “Bagi kami, Baso Aci bukan sekadar komoditas dagangan, melainkan simbol ketangguhan, kreativitas, dan identitas warga Garut. WAHEGAR berkomitmen terus mendampingi pelaku usaha, memperkuat kapasitas manajerial, dan memastikan produk asli daerah ini terus berkembang, sehingga kesejahteraan pelaku usaha mikro khususnya kaum perempuan dapat terjamin secara berkelanjutan,” pungkasnya.


    (M.A. Zakariyya S.E)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini