• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Abah Bagi Seribu Ibu: Dedikasi Dan Kemurahan Hati Dr. H. Rizky S. Nurahim, Sp.OG, M.Kes Di Tanah Garut

    Selasa, 07 Juli 2026, Juli 07, 2026 WIB Last Updated 2026-07-07T04:29:08Z
    masukkan script iklan disini

    Wawancara Eksklusif: Pelayanan Tanpa Sekat Demi Keselamatan Ibu dan Anak

     

    GARUT - Opsjurnal.asia | Berita Utama Kemanusiaan — Selasa, 7 Juli 2026. Di tengah ketatnya batas wilayah pelayanan dan aturan administrasi, masih ada pengabdian yang tak mengenal jarak. Bukan sekadar menyembuhkan luka fisik, kehadirannya menjadi penenang jiwa bagi ribuan ibu yang menanti harapan. Awak media Opsjurnal.asia menyambangi RSUD dr. Slamet Garut untuk menelusuri kisah nyata dedikasi luar biasa Dr. H. Rizky S. Nurahim, Sp.OG, M.Kes.

     


    Meskipun bertugas di pusat pelayanan kabupaten, Abah Rizky—begitu masyarakat akrab menyapanya—menyisihkan waktu dan tenaga untuk memimpin langsung penanganan medis Sharen Hungstan Angkasa, warga Desa Mekarsari, Kecamatan Cibatu. Ibu ini memang pasien rutin yang sejak awal kehamilan senantiasa mempercayakan kesehatan kandungannya pada beliau.

     

    Kondisi medis yang mendesak mengharuskan tindakan persalinan caesar segera dilakukan. Tanpa berdalih jarak, tanpa mempersulit birokrasi, dan tanpa mengeluh lelah, Abah Rizky turun langsung ke ruang operasi demi menyelamatkan dua nyawa sekaligus.

     


    Tepat pada pukul 08.45 pagi, lahirlah seorang bayi perempuan sehat dengan berat 3.079 gram dan panjang badan 50 sentimeter. Begitu muncul ke dunia, tangis pertamanya langsung menggema, menjadi tanda kebahagiaan sekaligus bukti keselamatan yang sempurna. Hingga kini, ibu dan bayi dilaporkan dalam kondisi stabil dan sedang menjalani masa pemulihan yang baik.

     

    Panggilan “Abah” yang Menjadi Amanah

     

    Bagi ribuan ibu yang pernah ditanganinya—baik yang menanti kehadiran buah hati maupun berjuang menghadapi risiko kehamilan—beliau tidak sekadar dipanggil dokter. Sapaan “Abah” lahir dari pengakuan tulus masyarakat atas keteguhan tanggung jawab, kelembutan sikap, dan kemurahan hati yang tak pernah pilih kasih.

     


    “Batas wilayah administrasi, jarak desa, maupun asal usul pasien tidak pernah menjadi tembok penghalang ketika ada nyawa yang dipertaruhkan. Tugas kami satu: menyelamatkan ibu dan anak, kemanapun mereka berasal,” tegas Abah Rizky di sela jeda tugasnya.

     

    Beliau menambahkan: “Apa yang saya lakukan ini bukan hal luar biasa, melainkan pelaksanaan kewajiban dan panggilan hati. Saya tetap berpegang pada prosedur medis dan aturan yang berlaku, namun prinsip kemanusiaan harus selalu berada di depan. Sapaan ‘Abah’ adalah anugerah sekaligus amanah terbesar: kami tidak hanya menyembuhkan penyakit, tapi juga harus hadir sebagai keluarga.”

     


    Rasa Syukur yang Mendalam

     

    Sementara itu, Sharen Hungstan Angkasa menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga:

    “Beliau bukan sekadar dokter, melainkan orang tua kedua. Meski saya tinggal jauh di Cibatu, Abah Rizky tidak pernah memandang asal daerah. Ketika saya cemas, ketenangan beliau mampu menenangkan hati saya seketika. Alhamdulillah anak kami lahir sehat dan langsung menangis. Semoga Abah senantiasa diberkahi dan terus bisa melayani kami semua.”

     

    Pengabdian Tanpa Sekat Wilayah

     

    Sepanjang karirnya di Garut, Abah Rizky dikenal kerap menyisihkan waktu di luar jam kerja, membantu pasien yang kesulitan biaya, serta sabar mendengarkan keluh kesah warga pedesaan.

     

    Pihak manajemen RSUD dr. Slamet Garut menyambut baik dan mendukung penuh semangat pelayanan ini. “Kami menghargai dedikasi tenaga medis yang senantiasa mengutamakan keselamatan pasien dan nilai kemanusiaan, tetap berpedoman pada standar pelayanan yang berlaku,” ujar perwakilan rumah sakit.

     

    Kisah ini menjadi bukti nyata: bagi pelayan sejati, batas wilayah bukanlah penghalang, melainkan tantangan untuk meluaskan kasih sayang.

     

    Peliput & Penulis: M.A. Zakariyya, S.E.

    Sumber: Liputan Langsung RSUD dr. Slamet Garut, 7 Juli 2026

    Kategori: Profil Pelayan Publik, Kesehatan, Kemanusiaan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini