Garut.Opsjurnal.asia - Suasana penuh semangat dan kekeluargaan menyelimuti lingkungan RW 10 Desa Mekarsari, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Sejak pagi, ratusan warga dari berbagai kalangan usia berbondong-bondong hadir ke Balai Pos Yandu Cadas Bodas, yang menjadi tempat pemungutan suara, untuk berpartisipasi aktif menentukan ketua RW periode mendatang.
Antusiasme yang tinggi ini mencerminkan kesadaran warga akan pentingnya memilih pemimpin yang tepat — sosok yang dinilai arif dalam bertindak, bijaksana mengambil keputusan, serta mampu mengayomi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan satu sama lain.
*Tanggapan Positif dan Harapan Besar Warga*
Salah seorang warga, yang langsung di temui awak media Opsjurnal.asia yang diwakili oleh kepala perwakilan jabar, M.A. Zakariyya S.E saat dimintai tanggapannya, Imas Kodariah, menyampaikan tanggapan positifnya atas terselenggaranya pemilihan ini. Baginya, momen ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah awal menuju perubahan yang lebih baik bagi lingkungannya. Rabu, (03/06/26)
"Saya sangat senang dan mengapresiasi terselenggaranya pemilihan ini. Ini adalah hak kami sekaligus bentuk kepedulian terhadap masa depan kampung tempat kami tinggal dan beraktivitas sehari-hari," ujar Imas.
Ia pun menyampaikan harapan yang besar kepada pemimpin yang nantinya terpilih.
"Semoga ketua RW yang terpilih benar-benar bisa membawa perubahan nyata. Kami berharap kampung ini bisa berkembang secara mandiri — mampu menggali potensi yang ada, mempersatukan seluruh warga, dan membangun kemandirian di berbagai bidang. Sehingga tidak hanya bergantung pada bantuan dari luar, tapi bisa maju, sejahtera, dan berkembang lewat kerja sama dan gotong royong bersama," tambahnya dengan penuh semangat.
*Proses Berjalan Tertib dan Demokratis*
Ketua panitia penyelenggara pemungutan suara Egit Heryawan S.Pd menyatakan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara aman, tertib, transparan, dan sesuai prinsip demokrasi. Setiap warga yang memenuhi syarat mendapatkan kesempatan yang sama untuk memberikan hak suaranya secara bebas dan rahasia.
"Suasana berjalan damai, penuh kekeluargaan, dan saling menghormati perbedaan pilihan. Antusiasme ini menjadi bukti nyata bahwa warga sangat peduli dan ingin terlibat langsung dalam membangun lingkungannya sendiri," ungkapnya.
Pemungutan suara dijadwalkan selesai pada siang hari ini, dilanjutkan dengan proses penghitungan suara secara terbuka yang dapat disaksikan langsung oleh seluruh warga yang hadir.
(M.A. Zakariyya, S.E.)

