Bojonegoro, Jatim – DPRD Bojonegoro menggelar audiensi gabungan Komisi A dan Komisi D, Kamis 11 Juni 2026.
Audiensi tersebut membahas dampak sosial kemasyarakatan pembangunan Bendungan Karangnongko.
Kegiatan berlangsung dengan menghadirkan berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan bendungan.
Hadir pimpinan DPRD, anggota Komisi A dan Komisi D, serta sejumlah instansi terkait.
Turut hadir Ketua Tim Terpadu Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan Karangnongko.
Selain itu hadir Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Dinas Kehutanan Provinsi.
Juga camat Margomulyo, Perhutani, pemerintah desa, dan kelompok tani hutan juga mengikuti forum.
Audiensi digelar untuk menyerap aspirasi sekaligus mengevaluasi penanganan dampak sosial.
Pembahasan mencakup proses penyediaan tanah bagi pembangunan Bendungan Karangnongko.
Dampak terhadap masyarakat sekitar menjadi salah satu fokus utama dalam pertemuan tersebut.
Kawasan hutan, lahan pertanian, dan aktivitas warga turut menjadi materi pembahasan bersama.
Pihak terkait memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan selama proses pembangunan.
DPRD menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan.
Keterbukaan informasi kepada masyarakat juga menjadi perhatian dalam audiensi tersebut.
Menurut DPRD, komunikasi yang baik dapat mencegah munculnya kesalahpahaman di masyarakat.
Pembangunan bendungan diharapkan berjalan lancar tanpa mengabaikan hak warga terdampak.
Berbagai masukan dari pemerintah desa dan kelompok tani hutan turut disampaikan dalam forum.
Aspirasi yang berkembang akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan tindak lanjut.
Selain membahas dampak sosial, audiensi juga memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan.
Langkah tersebut dinilai penting guna menciptakan kesepahaman dalam proses pembangunan.
Bendungan Karangnongko diharapkan mampu mendukung pengelolaan sumber daya air secara optimal.
Keberadaan bendungan juga diproyeksikan memperkuat sektor pertanian di wilayah sekitar.
Dalam jangka panjang, proyek strategis tersebut diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. [Agus].

