• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Polisi dan Masyarakat Bersatu Tanam Jagung, Wujud Nyata Ketahanan Pangan dari Desa Tebing Abang

    Selasa, 05 Mei 2026, Mei 05, 2026 WIB Last Updated 2026-05-05T02:05:52Z
    masukkan script iklan disini

     



    Muara Enim,Ops jurnal asia – 

    Upaya mewujudkan ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Hal inilah yang tercermin dalam kegiatan penanaman jagung yang dilaksanakan di Desa Tebing Abang, Kecamatan Semende Darat Tengah, Kabupaten Muara Enim, Senin (4/5/2026)


    Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K melalui Kapolsek Semende AKP Rahman Edi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan produktif secara optimal.


    “Ketahanan pangan tidak bisa hanya bergantung pada satu pihak. Diperlukan sinergi antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat. 


    Penanaman jagung ini adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi tersebut bisa berjalan dengan baik,” ujar AKP Rahman Edi.


    Kegiatan penanaman dilakukan di lahan milik warga, Sdr. Zumrawi Bin Libarni, dengan luas sekitar 2 hektare yang sebelumnya merupakan lahan baru. Proses penanaman dilakukan secara gotong royong oleh personel Polsek Semende Darat Laut bersama pemerintah desa dan kelompok tani “Tunggu Tubang”.


    Selain personel kepolisian, kegiatan ini juga dihadiri Kepala Desa Tebing Abang, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). 


    Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar program, melainkan gerakan bersama yang harus terus digelorakan.

    Dengan menggunakan bibit jagung pipil jenis Pertiwi sebanyak 50 kilogram, penanaman dilakukan dengan metode tradisional “menugal”, yang dinilai efektif dan sesuai dengan kondisi lahan setempat. 


    Menariknya, kegiatan ini juga didukung oleh pendanaan dari BUMDes, yang menunjukkan peran penting lembaga desa dalam mendukung sektor pertanian.


    Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, penanaman jagung ini membawa pesan kuat kepada masyarakat bahwa lahan kosong dapat diubah menjadi sumber penghidupan. Di tengah tantangan ekonomi dan ketidakpastian global, sektor pertanian kembali menjadi tumpuan yang menjanjikan jika dikelola dengan serius.


    Polri melalui jajaran Polsek tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga ikut mendorong kemandirian masyarakat melalui sektor pangan. 


    Kehadiran polisi di tengah kegiatan pertanian diharapkan mampu memotivasi warga lain untuk ikut terlibat dalam program serupa.

    “Ini bukan hanya tentang menanam jagung, tetapi menanam harapan dan kemandirian. 


    Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan lahan yang ada demi memperkuat ketahanan pangan keluarga dan desa,” tambahnya.


    Diharapkan, langkah kecil dari Desa Tebing Abang ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.


    Dengan semangat gotong royong dan dukungan semua pihak, ketahanan pangan bukan lagi sekadar wacana, melainkan gerakan nyata yang dimulai dari desa.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini