Garut,OpsJurnal.Asia -
Pemerintah Kabupaten Garut kembali melakukan penyegaran organisasi. Kali ini giliran Dinas Sosial (Dinsos) mendapatkan nahkoda baru, yakni dr. Hj. Marlinda Siti Hana, M.K.M., yang resmi dilantik dan dikukuhkan pada Rabu (22/04/2026).
Pelantikan ini menandai dimulainya era baru penanganan kesejahteraan sosial di daerah tersebut. Dengan latar belakang keilmuan dan pengalaman yang dimilikinya, Marlinda hadir membawa visi misi yang jelas dan terukur untuk menjawab tantangan pembangunan.
Dalam wawancara eksklusif melalui sambungan telepon dengan Kepala Perwakilan Jabar opsjurnal.asia, Kamis (23/04/26), Muhammad Agus Zakariyya, S.E., dr. Marlinda menegaskan komitmen kuatnya untuk mewujudkan Garut yang adil, sejahtera, dan bebas dari kesenjangan sosial.
"Visi kami sangat jelas, yaitu mewujudkan masyarakat Garut yang bermartabat dan berkeadilan sosial. Kita tidak bisa membiarkan ketimpangan terus terjadi. Target utama saya adalah menutup celah kesenjangan, memastikan data akurat, serta layanan yang merata sampai ke pelosok wilayah," tegas Marlinda dengan penuh wibawa.
*"Garut Setara, Tanpa Ketimpangan"*
Untuk mewujudkan visi tersebut, Dr. Hj. Marlinda Siti Hana memaparkan langkah-langkah strategis yang akan segera dieksekusi:
1. Perbaikan Data Total, Tepat Sasaran
Marlinda menargetkan perbaikan menyeluruh terhadap basis data sosial ekonomi masyarakat. Tidak boleh lagi ada kesalahan data, sehingga bantuan sosial dan program penanganan kemiskinan benar-benar tepat sasaran dan menghilangkan ketimpangan penerima manfaat.
2. Pemerataan Layanan Sampai ke Penjuru
Layanan sosial tidak boleh hanya berhenti di pusat kota. Ia berjanji memastikan perlindungan sosial hadir merata hingga ke pelosok desa dan daerah terisolir.
"Tidak boleh ada wilayah yang tertinggal dan terabaikan," tegasnya.
3. Transformasi dari Bantuan ke Pemberdayaan
Mengubah pola pendekatan dari sekadar pemberian bantuan, menjadi upaya membangun kemandirian. Masyarakat akan difasilitasi agar mampu bangkit secara ekonomi, sehingga kesenjangan dapat diminimalisir secara signifikan.
4. Sinergi Maksimal dengan Seluruh Elemen
Membangun kerjasama yang erat dengan pemerintah desa, kecamatan, tokoh masyarakat, dan organisasi sosial untuk memastikan tidak ada celah permasalahan yang terlewat.
"Kesenjangan sosial adalah tantangan besar yang harus kita jawab dengan kerja nyata dan hati yang tulus. Saya mengajak seluruh jajaran Dinsos dan stakeholder untuk bergerak bersama. Kita buktikan bahwa Garut bisa menjadi daerah yang paling adil dan sejahtera," pungkasnya mantap.
Kepemimpinan Dr. Hj. Marlinda Siti Hana diharapkan mampu menjadi solusi atas berbagai permasalahan sosial dan membawa kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat Garut.
(M.A.Zakariyya S.E)

