Bojonegoro Jatim, OpsJurnal.Asia
Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar untuk pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah resmi berakhir aman.
Operasi yang dilaksanakan Polres Bojonegoro itu berlangsung selama 13 hari penuh pengamanan.
Kegiatan dimulai sejak 13 hingga 25 Maret 2026, menyasar pengamanan arus mudik, pusat keramaian, dan aktivitas warga.
Kapolres Afrian Satya Permadi menyatakan seluruh rangkaian operasi berjalan lancar tanpa hambatan.
Pengamanan difokuskan pada jalur transportasi utama, tempat ibadah, serta ruang publik dengan mobilitas tinggi.
Selama masa Lebaran, arus mudik dan balik yang melintasi wilayah Bojonegoro terpantau aman dan terkendali.
Tidak ditemukan gangguan menonjol yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Keberhasilan operasi, menurut Kapolres, lahir dari sinergi aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Usai operasi berakhir, pihak polres tetap melanjutkan pengamanan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan situasi kamtibmas tetap stabil dan kondusif pasca perayaan Lebaran.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, TNI, dinas terkait, serta masyarakat atas dukungan bersama.
Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan di Mapolres Bojonegoro pada Senin, 30 Maret 2026.
Dalam momentum Lebaran, Kapolres turut menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh masyarakat.
Ia berharap kebersamaan yang terbangun selama pengamanan menjadi fondasi menjaga keamanan daerah.
Pihak polres mengimbau masyarakat terus berperan aktif menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing. [Ags].

