• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Perekaman KTP-el Disabilitas Hadir Menyapa Rumah Warga Gondang

    Selasa, 31 Maret 2026, Maret 31, 2026 WIB Last Updated 2026-03-30T17:24:44Z
    masukkan script iklan disini

            Bojonegoro Jatim, OpsJurnal.Asia

    Pemkab Bojonegoro menghadirkan layanan jemput bola perekaman KTP-el bagi warga disabilitas di Desa Gondang, Bojonegoro, Senin (30/3/2026), guna memastikan akses administrasi merata.

    Program yang dijalankan Tim Dilan bersama perangkat desa menjadi langkah nyata menghadirkan pelayanan kependudukan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

    Petugas mendatangi langsung rumah warga dengan keterbatasan mobilitas, memastikan mereka tetap memperoleh layanan tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

    Pendekatan ini dirancang untuk menjangkau kelompok rentan yang selama ini menghadapi hambatan fisik dalam pengurusan dokumen kependudukan.

    Dalam proses tersebut, petugas melakukan perekaman biometrik meliputi sidik jari, iris mata, serta pengambilan foto sebagai syarat penerbitan KTP elektronik.

    Pelayanan berlangsung humanis dan terukur, menyesuaikan kondisi warga agar proses administrasi berjalan nyaman tanpa mengabaikan standar teknis nasional.

    Kehadiran tim pelayanan disambut hangat keluarga penyandang disabilitas yang merasa terbantu karena akses layanan kini hadir langsung di rumah mereka.

    Selain mempermudah proses administrasi, kegiatan ini juga mempercepat kepemilikan identitas resmi yang menjadi dasar memperoleh layanan publik.

    Dokumen kependudukan yang sah dinilai penting karena menjadi pintu masuk akses kesehatan, bantuan sosial, pendidikan, dan pelayanan negara lainnya.


    Pihak pemda menegaskan layanan tersebut merupakan strategi untuk memastikan tidak ada warga tertinggal dalam kepemilikan identitas kependudukan.

    Upaya ini sekaligus memperkuat prinsip pelayanan publik yang adaptif, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.

    Sinergi antara petugas pelayanan dan pemdes menunjukkan pendekatan kolaboratif dalam menghadirkan negara lebih dekat kepada warga.

    Melalui pelayanan langsung di lingkungan masyarakat, pemerintah berharap kesadaran administrasi kependudukan semakin meningkat secara merata.

    Program ini menjadi bagian dari inovasi pelayanan publik yang menempatkan kemudahan akses sebagai prioritas utama pembangunan sosial.

    Ke depan, layanan serupa akan terus diperluas agar seluruh warga, termasuk kelompok rentan, memperoleh hak administrasi secara setara.

    Langkah itu menegaskan komitmen pemerintah menghadirkan tata kelola administrasi kependudukan yang inklusif dan berkelanjutan. [Ags].
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini