• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Dari Mimbar Idul Fitri, Wabup Bojonegoro Paparkan Arah Pembangunan Daerah

    Sabtu, 21 Maret 2026, Maret 21, 2026 WIB Last Updated 2026-03-21T11:48:14Z
    masukkan script iklan disini

    Bojonegoro, Jatim, OpsJurnal.Asia-

    Idul Fitri di Bojonegoro menjadi ruang refleksi pembangunan. Pemerintah menautkan ibadah dengan laporan capaian publik.

    Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menunaikan Sholat Idul Fitri 1447 H di Masjid Agung Darussalam, Sabtu pagi.

    Sejumlah pejabat daerah turut hadir, menandai momentum keagamaan sekaligus konsolidasi arah pembangunan daerah.

    Dalam sambutannya, Nurul Azizah menyampaikan salam Bupati Setyo Wahono yang beribadah di Masjid Baabus Shofa.

    “Pak Bupati Setyo Wahono menitipkan salam, karena beliau sholat di Masjid Baabus Shofa,” ujar Nurul Azizah.

    Ia menjelaskan masjid tersebut resmi menjadi aset Pemkab Bojonegoro sejak 20 Februari 2026 melalui proses hibah.

    “Untuk kemanfaatan, maka kami matur kepada Pak Tinton bahwa Baabus Shofa kami serahkan menjadi aset Pemkab,” katanya.

    Momentum Idul Fitri juga dipakai pemerintah memaparkan evaluasi satu tahun kepemimpinan di tengah tekanan fiskal.

    APBD Bojonegoro disebut menurun dari kisaran Rp8 triliun pada 2023–2024 menjadi sekitar Rp6 triliun pada 2026.

    Namun pemerintah menilai indikator kesejahteraan tetap bergerak positif berdasarkan data resmi statistik nasional.

    “Walaupun APBD turun, tetapi Pak Bupati dan kami tetap memberikan kontribusi,” ungkapnya.

    Ia menyebut angka kemiskinan menurun, IPM meningkat, serta produksi padi naik dari 710 ribu ton menjadi 844 ribu ton.

    Harapan hidup warga juga meningkat dari 73 tahun menjadi 75 tahun sebagai indikator kualitas hidup masyarakat.

    Pemerintah menegaskan pemerataan pembangunan desa melalui peningkatan Bantuan Keuangan Khusus Desa di ratusan desa.

    Fokus berikutnya adalah pendidikan. Ribuan anak yang belum sekolah menjadi perhatian utama kebijakan tahun 2026.

    “Mulai 2026 semua masyarakat Bojonegoro harus sekolah,” tegas Nurul Azizah.


    Selain pendidikan, pemerintah menargetkan seluruh keluarga telah menikmati akses listrik secara menyeluruh tahun ini.

    Sebanyak 776 keluarga tercatat belum teraliri listrik dan menjadi prioritas intervensi pembangunan dasar.

    Target kesehatan turut diperkuat melalui program eliminasi TBC yang kini memasuki tahap pelaksanaan intensif.

    Layanan kesehatan diperluas melalui rumah sakit tipe A hasil kerja sama dengan RSCM serta status RS pendidikan.

    Pemerintah juga melanjutkan beasiswa, bantuan sosial, serta pembangunan infrastruktur strategis perkotaan.

    Pembangunan menara Masjid Darussalam, alun-alun, pasar kota, hingga jalur lingkar selatan masuk agenda berkelanjutan.

    “Perjuangan masih panjang, tetapi sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar,” ujarnya.

    “Kami mohon doa dan dukungannya agar Bojonegoro menjadi daerah bahagia, makmur, dan membanggakan,” tegasnya.

    Khutbah Idul Fitri disampaikan Dr. H. Yogi Prana Izza dengan tema pengendalian ego sebagai jalan penyembuhan batin.

    Ia mengingatkan manusia akan hari ketika jabatan dan harta tak lagi menyertai di hadapan keadilan Tuhan.

    “Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang bertaqwa dan mampu mengendalikan ego dan menyembuhkan luka,” tandasnya.

    Usai salat, suasana hangat terlihat saat wakil bupati bersalaman dengan jamaah, menutup pagi kemenangan penuh kebersamaan. [Ags].
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini