• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Kecelakaan Maut di Talang Dantuk Seluma: Pegawai PN Tais Tewas di Tempat

    Rabu, 18 Februari 2026, Februari 18, 2026 WIB Last Updated 2026-02-18T09:52:54Z
    masukkan script iklan disini



    Seluma,OpsJurnal.Asia -


    Seorang pegawai Pengadilan Negeri (PN) Tais tewas di tempat usai terlibat kecelakaan maut di Kelurahan Talang Dantuk Seluma, Rabu (18/2/26) pagi.



    Korban bernama Figor Wibowo (38), pegawai Pengadilan Negeri Tais, warga Perumnas Padang Kemiling, Kota Bengkulu.



    Ia juga tercatat berdomisili di Jalan Sentot Alibasyah, Kelurahan Bajak, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu.



    Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda CRF 150L bernomor polisi BD 5451 IM dalam perjalanan dari Kota Bengkulu menuju Tais.



    Arus lalu lintas di ruas jalan lintas Kabupaten Seluma saat itu padat karena bertepatan dengan jam sibuk aktivitas masyarakat.



    Korban diduga melaju beriringan dengan sejumlah pengendara lain dari arah yang sama.



    Saat berupaya mendahului kendaraan di depannya, sepeda motor korban diduga bersenggolan hingga kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke badan jalan.



    Pada waktu bersamaan, dari arah berlawanan melaju minibus Daihatsu Sigra bernomor polisi BD 1890 PA.



    Minibus tersebut dikemudikan oleh Nopri Arizan (43), Kepala Dusun I Desa Lunjuk, Kecamatan Seluma Barat.



    Kondisi jalan yang menikung di lokasi kejadian, tepatnya di Kelurahan Talang Dantuk Seluma, membuat jarak pandang terbatas.



    “Motor trail itu dari arah Kota Bengkulu. Mobil Daihatsu Sigra dari arah Tais. Jalannya memang agak menikung di lokasi kejadian,” kata Mikel.



    Mikel merupakan warga setempat yang menyaksikan peristiwa tersebut.



    Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi minibus diduga tidak sempat menghindar sehingga tabrakan pun tak terelakkan.



    Sementara itu, Nopri Arizan menegaskan tidak bermaksud melarikan diri.



    “Saya tidak bermaksud melarikan diri. Tadi mau langsung ke Polres, tapi karena jalan ramai, saya mencari tempat untuk berputar arah,” ungkap Nopri.



    Ia juga menyampaikan bahwa dirinya hanya terdampak dalam peristiwa tersebut.



    “Saya ini hanya terkena dampak saja, korban sudah jatuh ke aspal duluan, jaraknya sangat dekat dan saya tidak sempat menghindar,” ujarnya.



    Warga sekitar yang melihat kejadian segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSUD Tais.



    Setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia. Informasi awal menyebutkan korban mengalami gegar otak berat. Helm yang dikenakan korban dilaporkan rusak akibat benturan keras.



    Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan lalu lintas di wilayah Seluma dalam beberapa waktu terakhir.



    Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kecelakaan.



    Masyarakat diimbau lebih berhati-hati saat berkendara.



    Imbauan ini terutama berlaku di jalur rawan kecelakaan dan pada jam-jam padat lalu lintas, guna mencegah terulangnya peristiwa serupa.



    “Saat ini sang sopir masih kita amankan, untuk kita mintai keterangan,” tegas Kanit Gakkum, Aipda Novriwan.

    (Yadi)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini