Garut — Opsjurnal.asia – Dalam rangka penyelarasan pengelolaan data perlindungan sosial wilayah, hasil kunjungan kerja M.A. Zakariyya, S.E., Kepala Perwakilan Wilayah Jawa Barat (Kaperwil Jabar) kepada Sekretaris Kecamatan Banyuresmi E. Amalia, S.Kep.Ners., M.Si., mengungkap fenomena ketidaksesuaian data yang memerlukan penanganan segera. Berdasarkan catatan sistem, Bapak Erwin Khafid Khaerudin termasuk dalam golongan Desil‑10 (kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah), namun status jaminan kesehatan BPJS‑PBI yang seharusnya menjadi haknya telah dinonaktifkan. Kondisi ini berimplikasi pada akses layanan medis anak tercintanya yang saat ini memerlukan perawatan berkelanjutan.
Menyikapi temuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut melalui arahan resmi Bupati Dr. Ir. Abdusyi Syakur Amin, M.Eng., IPU, memerintahkan Dinas Sosial Kabupaten Garut (Dinsos) yang dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial dr. Hj. Marlinda Siti Hana, M.KM untuk melakukan koordinasi terpadu dengan Pemerintah Kecamatan Banyuresmi. Tujuan utama koordinasi ini adalah mengidentifikasi akar penyebab penyimpangan data, melakukan verifikasi lapangan, serta menyelaraskan status penerima bantuan sesuai ketentuan peraturan perundang‑undangan yang berlaku.
dr. Hj. Marlinda Siti Hana, M.KM menyampaikan pernyataan resmi: “Atas arahan Bupati, kami telah membuka pemeriksaan administrasi terpadu guna memetakan faktor‑faktor penyebab ketidaksesuaian data Bapak Erwin Khafid Khaerudin. Tim verifikasi Dinsos akan berkoordinasi penuh dengan jajaran Kecamatan Banyuresmi untuk memastikan kesesuaian data antara tingkat kecamatan dan kabupaten. Apabila hasil verifikasi menunjukkan yang bersangkutan memenuhi kriteria kelayakan, kami akan memproses pemulihan status jaminan kesehatan guna menjamin akses perawatan medis bagi anak tercintanya,” jelasnya. Rabu,(21/10/26).
Penanganan kasus ini juga selaras dengan semangat peringatan Hari Santri Tahun 2026 yang mengusung nilai‑nilai kepedulian sosial dan gotong‑royong sebagai dasar penyelenggaraan pelayanan publik. Sebelumnya, dalam kunjungan kerja Kaperwil Jabar ke Sekretaris Camat Banyuresmi, kedua pihak telah menyepakati pentingnya sinkronisasi data guna mencegah kesalahan pengklasifikasian penerima bantuan sosial di wilayah Kecamatan Banyuresmi.
Dinsos Garut berencana mengirim tim verifikasi lapangan dalam waktu dekat untuk memastikan penanganan kasus berjalan secara akurat, transparan, dan berkelanjutan sesuai kerangka kebijakan perlindungan sosial nasional.
Catatan Redaksi, Berita ini merupakan laporan tanggapan awal Pemerintah Kabupaten Garut. Proses verifikasi dan pemulihan status jaminan kesehatan masih dalam tahap pemeriksaan administrasi sesuai peraturan yang berlaku.
(M.A. Zakariyya S.E)



