• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates
    BREAKING NEWS
    Memuat Breaking News...

    Iklan

    Iklan

    📈 LIVE MARKET

    👋 Halo!

    Selamat datang di OPS Jurnal.
    Temukan berita terbaru, investigasi, dan informasi terpercaya setiap hari.

    Semua Layanan Ops Jurnal
    📰
    📰 BERITA TERKINI
    Memuat berita terbaru...

    Karhutla melanda desa bungku Johor Baru

    Selasa, 20 Oktober 2026, Oktober 20, 2026 WIB Last Updated 2026-10-20T14:32:54Z
    masukkan script iklan disini

     


    OPS JURNAL ASIA

    KARHUTLA MELANDA DESA BUNGKU JOHOR BARU, RT 08 — PENYEBAB API BELUM DIKETAHUI

    BATANG HARI, JAMBI — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah Desa Bungku, Dusun Johor Baru, RT 08, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batang Hari, Jambi. Kobaran api terlihat membakar vegetasi dan semak belukar, sementara asap tebal membumbung ke udara.

    Berdasarkan foto yang diterima redaksi OPS Jurnal Asia, api tampak menyebar di antara semak-semak dan ranting kering. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena api berpotensi meluas apabila tidak segera ditangani.

    Hingga berita ini disusun, penyebab kebakaran dan titik awal munculnya api belum diketahui secara pasti. Belum ada informasi terverifikasi mengenai apakah kebakaran dipicu oleh aktivitas pembukaan lahan, faktor cuaca, atau penyebab lainnya.

    Masyarakat berharap pihak terkait segera turun ke lapangan untuk memeriksa lokasi, mengidentifikasi sumber api, serta melakukan upaya pemadaman agar kebakaran tidak meluas ke perkebunan maupun kawasan permukiman warga.

    Warga yang mengetahui kemunculan api di lokasi tersebut diharapkan dapat memberikan informasi kepada petugas agar penyebab kebakaran bisa ditelusuri secara tepat.

    Imbauan: Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan, terutama saat kondisi kering. Jika menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas pemadam kebakaran atau BPBD setempat.

    Catatan redaksi: Informasi mengenai luas lahan yang terbakar, waktu kejadian, dampak terhadap warga, dan penyebab kebakaran masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.

    OPS Jurnal Asia
    Redaksi: Alparezha

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini