• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates
    BREAKING NEWS
    Memuat Breaking News...

    Iklan

    Iklan

    📈 LIVE MARKET

    👋 Halo!

    Selamat datang di OPS Jurnal.
    Temukan berita terbaru, investigasi, dan informasi terpercaya setiap hari.

    Semua Layanan Ops Jurnal
    📰
    📰 BERITA TERKINI
    Memuat berita terbaru...

    Festival Literasi Pangkep 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Pameran Pusaka, UMKM hingga Layanan Kesehatan Gratis

    Selasa, 20 Oktober 2026, Oktober 20, 2026 WIB Last Updated 2026-10-20T10:55:48Z
    masukkan script iklan disini




     PANGKEP – Festival Literasi Pangkep 2026 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Pangkep, Drs. H. Abdul Rahman Assagaf, S.I.Kom., di Kantor Dinas Perpustakaan Kabupaten Pangkep, Terminal Baru Bungoro, Kecamatan Bungoro, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk menumbuhkan budaya literasi sekaligus memperkenalkan potensi kebudayaan dan ekonomi kreatif masyarakat setempat.




    Festival yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan Kabupaten Pangkep tersebut menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan hiburan yang dapat dinikmati masyarakat. Pelajar, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), budayawan, serta masyarakat umum turut menjadi bagian dari kegiatan yang menggabungkan pendidikan, kebudayaan, ekonomi, dan pelayanan sosial.



    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pangkep Abdul Rahman Assagaf menekankan bahwa literasi memiliki peran penting dalam membentuk masyarakat yang berpengetahuan luas, memiliki wawasan, serta mampu mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, literasi tidak seharusnya dipahami sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

    “Literasi bukan hanya soal baca-tulis. Literasi adalah cara kita membangun Pangkep yang cerdas, berbudaya, dan sejahtera,” tegas Abdul Rahman Assagaf dalam kegiatan tersebut.

    Pembukaan festival ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur terkait, di antaranya Sekretaris Daerah Pangkep Hj. Suryani A., Kepala Dinas Perpustakaan Abbas Hasan, AP., MM., Pemimpin Bank Sulselbar Cabang Pangkep Ahmad Rida Abbas, perwakilan Kejaksaan Negeri Pangkep Alif Mufti, S.H., serta Kasat Binmas Polres Pangkep AKP H. Kamal, M.M. Kehadiran para undangan tersebut menambah dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan yang mengangkat literasi sebagai bagian dari pembangunan masyarakat.

    Salah satu kegiatan yang menarik perhatian pengunjung adalah pameran benda pusaka berupa keris dan badik kuno. Koleksi yang dipamerkan memiliki nilai sejarah dan budaya, dengan sejumlah benda disebut telah berusia puluhan hingga ratusan tahun. Pameran ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih dekat peninggalan leluhur yang menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah.

    Melalui pameran tersebut, generasi muda diharapkan dapat memahami arti penting menjaga dan melestarikan warisan budaya. Benda pusaka tidak hanya dipandang sebagai peninggalan masa lalu, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan mengenai sejarah, tradisi, serta identitas masyarakat yang perlu diwariskan kepada generasi berikutnya.

    Selain menampilkan benda bersejarah, Festival Literasi Pangkep 2026 juga menghadirkan stan UMKM yang menawarkan beragam produk lokal. Pengunjung dapat melihat dan membeli makanan tradisional, kerajinan tangan, serta berbagai produk kreatif yang dihasilkan oleh masyarakat maupun pelajar.

    Kehadiran pelaku UMKM dalam festival ini menjadi ruang untuk memperkenalkan produk kepada khalayak yang lebih luas. Kegiatan tersebut sekaligus memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk mempromosikan hasil produksi mereka, memperluas jangkauan pemasaran, dan meningkatkan daya tarik produk daerah.

    Suasana festival semakin semarak dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya tradisional. Penampilan tersebut menjadi wadah bagi para pelaku seni untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan kesenian lokal kepada pengunjung dari berbagai kalangan.

    Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan tekanan darah dan pengecekan kadar gula darah. Fasilitas ini memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mengetahui kondisi kesehatan dasar sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.

    Di sisi lain, Kodim 1421/Pangkep turut berpartisipasi dengan menyediakan penjualan beras murah bagi masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu warga memperoleh salah satu kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

    Perpaduan kegiatan literasi, pameran budaya, promosi UMKM, pertunjukan seni, pemeriksaan kesehatan, dan penjualan beras murah menjadikan festival ini sebagai ruang interaksi antara pemerintah, pelajar, pelaku usaha, serta masyarakat. Melalui berbagai kegiatan tersebut, pengunjung tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga kesempatan untuk memperoleh pengetahuan dan memanfaatkan layanan yang tersedia.

    Pemerintah Kabupaten Pangkep berharap penyelenggaraan Festival Literasi Pangkep 2026 dapat mendorong peningkatan minat baca dan kebiasaan belajar masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal serta membuka peluang promosi yang lebih luas bagi produk UMKM.

    Melalui festival yang berlangsung di Kecamatan Bungoro tersebut, penguatan literasi diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pelestarian budaya, pengembangan ekonomi kreatif, dan peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat. Festival Literasi Pangkep 2026 pun menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan kegiatan edukatif yang dekat dengan kehidupan warga sekaligus mendukung kemajuan Kabupaten Pangkep.

    (Hasra)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini