• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates
    BREAKING NEWS
    Memuat Breaking News...

    Iklan

    Iklan

    📈 LIVE MARKET

    👋 Halo!

    Selamat datang di OPS Jurnal.
    Temukan berita terbaru, investigasi, dan informasi terpercaya setiap hari.

    Semua Layanan Ops Jurnal
    📰

    Revolusi Diri Sendiri Sebelum Mengubah Lingkungan: Kaperwil Jabar Tegas, Mari Berhenti Menunjuk, Mulai Memperbaiki

    Minggu, 16 Agustus 2026, Agustus 16, 2026 WIB Last Updated 2026-08-16T13:29:37Z
    masukkan script iklan disini

    Garut - Opsjurnal.asia - Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, renungan yang disampaikan Pimpinan Interaksimediaglobal.com, Bambang Tri Kasmara, kembali mengingatkan kita pada hakikat perubahan yang sesungguhnya. Menyikapi pesan tersebut, M.A. Zakariyya, S.E. selaku Kepala Perwakilan Wilayah Jawa Barat, Media Opsjurnal.asia menyampaikan pandangan mendalam, kemajuan bangsa tak akan pernah tercapai jika kita hanya sibuk menuntut perubahan dari pihak lain, namun melupakan kewajiban memperbaiki diri sendiri.

     


    “Kita terlalu sering terjebak saling menunjuk kesalahan, lupa merenungi apa yang keliru dalam diri kita masing-masing. Kemerdekaan sejati bukan hanya bebas dari belenggu penjajah masa lalu, melainkan bebas dari sifat malas, saling menyalahkan, dan lari dari tanggung jawab,” tegas Zakariyya, Minggu (16/8/2026).

     

    Ia menegaskan, bangsa yang besar dibangun oleh pribadi-pribadi yang berani jujur dan berani berbenah. “Jika setiap orang mulai fokus merapikan niat, memperbaiki ucapan, dan mempertanggungjawabkan tugasnya dengan jujur, percayalah perubahan besar akan terjadi dengan sendirinya. Tanpa perlu teriak-teriak menyuruh orang lain berubah, lingkungan di sekitar kita akan ikut berubah mengikuti arah hati kita,” ujarnya dengan senyum tenang.

     

    Lebih lanjut, Zakariyya mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momen kemerdekaan ini sebagai titik balik introspeksi bersama. “Mari kita buang jauh kebiasaan menjadi penilai yang sempurna, namun pelaku yang penuh cela. Mulailah perubahan dari tempat kita berpijak, dari diri kita sendiri, mulai hari ini juga.”


    Kalau tangan sendiri masih belepotan, tak usah sibuk menggosok tangan orang lain. Mengubah bangsa itu ibarat membersihkan rumah: kita sapu dulu debu di halaman sendiri, baru kemudian mengajak tetangga saling merapikan. Merdeka itu berani menatap cermin dan berkata: “Saya yang perlu berubah lebih dulu.”


    (Acep N Permana)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini