Garut - Opsjurnal.asia - Hari ini Lapangan Otista Alun-Alun Garut berubah menjadi saksi bisu kekhidmatan dan keagungan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Hadir menyaksikan langsung jalannya upacara, M.A. Zakariyya, S.E. selaku Kepala Perwakilan Wilayah Jawa Barat Media Opsjurnal.asia mencatat bahwa momen ini bukan sekadar seremonial pengibaran bendera, melainkan penegasan kembali tekad seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan mengabdi.
Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini berlangsung dengan penuh martabat dan ketertiban. Bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU., sedangkan Komandan Upacara diemban Danramil 1122/Pakenjeng Kapten Czi Khasanudin. Suasana semakin menyentuh hati saat teks Pancasila dibacakan oleh Dandim 0611 Garut Letkol Inf Fahrisal Efendi Sinaga, S.I.P., Pembukaan UUD 1945 oleh Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.R., serta Teks Proklamasi dibacakan Ketua DPRD Kabupaten Garut Aris Munandar, S.Pd.
Dalam amanatnya, Bupati menegaskan bahwa kemerdekaan yang ditebus dengan pengorbanan jiwa dan raga para pendahulu menuntut balas budi melalui semangat kebersamaan dan kerja nyata yang berkelanjutan. “Kita tanamkan kembali nilai-nilai luhur patriotisme, nasionalisme, rela berkorban, dan kesetiakawanan sosial sebagai benteng utama menghadapi segala tantangan zaman. Empat pilar kebangsaan harus senantiasa kita jaga dan hidupkan dalam setiap sendi kehidupan bermasyarakat,” ujarnya dengan tegas. Senin, (17/8/26)
Khusus kepada segenap Aparatur Sipil Negara dari tingkat desa hingga daerah, Bupati mengingatkan agar pengabdian menjadi nafas utama dalam setiap pelayanan. “Mari kita satukan langkah dan tekad, arahkan segala potensi sosial budaya yang dimiliki Garut menjadi kekuatan positif untuk kemajuan bersama,” imbuhnya. Turut disampaikan pula duka cita mendalam atas musibah gempa yang melanda Nusa Tenggara Timur, semoga senantiasa diberikan kekuatan dan pemulihan yang cepat.
Menyikapi pelaksanaan upacara ini, M.A. Zakariyya, S.E. menyampaikan apresiasi mendalam atas kekompakan dan kesungguhan yang ditunjukkan seluruh elemen bangsa yang hadir. “Ketika pimpinan tertinggi daerah, aparat keamanan, lembaga legislatif, dan seluruh unsur masyarakat berdiri dalam satu barisan yang tegap dan serasi, itulah bukti nyata bahwa kemerdekaan masih dipahami sebagai amanah kolektif. Tidak ada kemajuan yang dapat dicapai jika kita berjalan sendiri-sendiri,” tegas Zakariyya.
Ia menambahkan, tema besar “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” bukan sekadar kalimat seremonial, melainkan janji suci yang harus ditepati lewat pelayanan yang jujur, kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil, serta persatuan yang tak tergoyahkan oleh sekat apapun. “Semangat yang berkibar hari ini harus menjadi energi penggerak bagi kita semua untuk terus berkarya, menjaga kedamaian, dan memajukan daerah tercinta ini menuju masa depan yang lebih gemilang,” pungkasnya.
(Acep N Permana)

