Garut - Opsjurnal.asia - Ketua PM Gatra sekaligus Ketua Dewan Paripurna Forkoda PPDOB Jawa Barat, Kyai Holil AUZ (Rd. H. Holil), secara resmi meminta sikap tegas dan langkah nyata dari Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, terkait telah ditetapkannya usulan 10 Kabupaten/Kota baru oleh Pemerintah Provinsi bersama DPRD Jawa Barat.
Pernyataan ini disampaikan Kyai Holil sebagai respon atas tahapan penting yang telah disepakati di tingkat daerah, namun dinilai masih membutuhkan dukungan penuh pimpinan tertinggi agar segera dilanjutkan ke jenjang penilaian pusat.
Penetapan 10 Daerah Adalah Awal, Bukan Penutup
“Kami mencatat dan mengapresiasi langkah Pemprov dan DPRD Jabar yang telah menetapkan 10 usulan daerah otonom baru. Namun ini baru permulaan. Penetapan ini harus diikuti dengan keberanian dan komitmen penuh dari Gubernur untuk membawa aspirasi ini lurus ke hadapan Pemerintah Pusat dan DPR RI,” tegas Kyai Holil.
Sebagai Ketua Dewan Paripurna Forkoda PPDOB Jabar, ia menegaskan bahwa pembentukan daerah baru bukan sekadar soal penambahan wilayah, melainkan upaya perjuangan mewujudkan keadilan fiskal, pemerataan pembangunan, serta mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat yang selama ini terabaikan.
Minta Kepemimpinan Dan Keberanian Kang Dedi
Kyai Holil meminta Kang Dedi Mulyadi untuk tidak ragu-ragu memperjuangkan hak rakyat ini. “Kami menantikan sikap tegas Kang Dedi: apakah beliau siap memimpin perjuangan ini sampai tuntas? Atau membiarkan berhenti di meja rapat saja? Rakyat sudah berkorban waktu, tenaga, dan pikiran. Jangan sampai harapan mereka hanya menjadi dokumen yang tersimpan rapi namun tak bernyawa,” ujarnya dengan nada serius.
Ia mengingatkan, dengan kontribusi besar Jawa Barat kepada negara namun alokasi dana yang belum seimbang, pemekaran adalah jalan konstitusional untuk memperbaiki ketimpangan tersebut. “Jika Gubernur tidak berani bersuara lantang di depan pusat, siapa lagi yang akan menjadi perisai bagi jutaan rakyat yang haus keadilan pembangunan?”
Satuan Tekad Seluruh Calon Daerah
Forkoda PPDOB Jabar beserta seluruh elemen masyarakat dari ke-10 calon daerah baru siap berjalan bersama, mendampingi dan mendukung langkah Gubernur selama perjuangan ini dijalankan dengan jalur yang benar, transparan, dan sesuai peraturan perundang-undangan.
“Kami berharap Kang Dedi menjadikan ini sebagai prioritas utama. Buktikan bahwa pemimpin besar tidak hanya pandai mengatur yang ada, tapi juga berani merubah yang timpang menjadi adil. Rakyat menunggu sikap nyata anda,” pungkas Kyai Holil.
Catatan Debu Jalanan Gatra
Penetapan adalah tanda kesepakatan. Namun perjuangan butuh keberanian untuk menyampaikan dan mempertahankan. Keadilan tidak akan datang sendiri, ia harus dijemput dengan tekad yang bulat dan langkah yang berani.
(M.A. Zakariyya, S.E. - Debu Jalanan Gatra)

