• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Bongkar Muat di Badan Jalan Dusun Suntai Picu Laka, Warga: Jangan Tunggu Ada Korban Jiwa

    Minggu, 26 Juli 2026, Juli 26, 2026 WIB Last Updated 2026-07-26T05:38:14Z
    masukkan script iklan disini



    Bangka Barat,OpsJurnal.Asia -


    Aktivitas bongkar muat truk sembako di badan jalan Dusun Suntai, Desa Air Gantang, Parittiga, akhirnya makan korban. Seorang pengendara motor luka-luka setelah terseret kemacetan akibat truk yang berhenti hingga memakan badan jalan, Rabu 22 Juli 2026 malam.



     Keluhan warga Dusun Suntai, Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga, bukan tanpa alasan. Kebiasaan truk pengangkut sembako berhenti di tengah badan jalan untuk bongkar muat ke toko setempat sudah berlangsung lama dan dinilai membahayakan.


    Kondisi jalan yang sempit membuat kendaraan lain harus bergantian. Akibatnya, risiko kecelakaan terus mengintai.


    Peristiwa itu benar terjadi. Pada Rabu, 22 Juli 2026 sekitar pukul 19.45 WIB, seorang pengendara sepeda motor terlibat kecelakaan di lokasi tersebut. Korban mengalami luka lecet dan motornya rusak berat.


    Sudah sering kami ingatkan. Kalau truk berhenti di badan jalan, jalan jadi buntu. Giliran ada korban baru pada ribut, ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.


    Warga menyebut truk tersebut membawa sembako dan dikemudikan oleh sopir berinisial M. Mereka kecewa karena hingga kini belum ada perubahan pola bongkar muat maupun langkah pencegahan dari pihak terkait.


    Padahal menurut UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, setiap orang yang menghentikan kendaraan di jalan dan mengganggu kelancaran lalu lintas dapat dikenai sanksi. Jika kelalaian itu menyebabkan kecelakaan, maka dapat dijerat Pasal 310 dengan ancaman pidana sesuai akibat yang ditimbulkan.


    Warga mendesak aparat kepolisian dan pemerintah desa segera turun tangan. 


    Tolong ditertibkan. Sediakan tempat bongkar muat yang layak. Jangan sampai ada korban jiwa baru mau bergerak, tegas warga.


    Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari pihak sopir maupun pemilik usaha terkait kejadian tersebut.


    Pihak media membuka ruang hak jawab seluas-luasnya bagi pihak yang merasa keberatan.Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas di lokasi tersebut._


    Reporter: Tim OPSjurnal

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini