Garut.Opsjurnal.asia – Jakarta, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menggelar upacara pelantikan dan pengambilan sumpah serta janji jabatan bagi sejumlah pejabat di lingkungan organisasi, meliputi unsur Pejabat Administrator dan Penyidik Madya. Kegiatan berlangsung di Gedung Tan Satrisna BNN, kawasan Cawang, Jakarta Timur, pada Rabu (3/6/2026), dan dipimpin langsung oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto.
Dalam amanatnya, Kepala BNN RI menyatakan bahwa mutasi dan pelantikan jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang wajar. Langkah ini ditempuh guna mempercepat peningkatan kinerja sekaligus mempertajam strategi pelaksanaan tugas lembaga dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Kepala BNN RI kemudian memberikan arahan khusus sesuai lingkup tugas masing-masing jabatan yang baru diemban:
- Bagi Kepala BNN Kabupaten/Kota: Diminta membangun komunikasi dan koordinasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama pemerintah daerah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Selain itu, diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program Desa Bersinar sebagai upaya menjadikan wilayah bersih dari penyalahgunaan narkoba.
- Bagi Kepala Subdirektorat Pengawasan Barang Bukti: Dituntut menjadi garda utama akuntabilitas dan integritas lembaga. Pengelolaan barang bukti harus dilaksanakan melalui sistem pengawasan yang ketat, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan secara jelas.
- Bagi Penyidik Madya: Diingatkan sebagai tulang punggung pelaksanaan penegakan hukum. Mereka wajib mengoptimalkan pendekatan penanganan yang profesional dengan memanfaatkan dukungan intelijen, sistem siber, serta teknologi penyidikan terkini agar penanganan kasus berjalan efektif dan efisien.
Di akhir arahannya, Kepala BNN RI mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menerapkan tiga nilai dasar dalam menjalankan tugas, yaitu: Soliditas agar tetap bersatu dan kokoh, Integritas sebagai landasan utama menjaga kepercayaan publik, serta Sinergitas untuk membangun kerja sama yang baik antar bagian di lingkungan internal maupun dengan pihak terkait di luar organisasi.
(M.A.Zakariyya S.E)

