Bojonegoro, Jatim — Pelayanan di Kantor Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro menjadi sorotan.
Sorotan itu muncul setelah unggahan akun Facebook Piranha Emas ramai dibahas di grup KABAR BAURENO NEW.
Dalam unggahannya, pengunggah mengaku mengalami pengalaman kurang menyenangkan saat mengurus administrasi.
Menurutnya, proses pelayanan masih terasa rumit sehingga belum memberi kenyamanan bagi masyarakat.
Meski demikian, ia menilai pelayanan berubah ketika terdapat pengawas yang datang ke kantor tersebut.
"Ngurus opo-opo nok kantor Kecamatan Baureno ruwet plus pelayanane gak enak. Tapi nok pas wayae onok pengawas teko tok ae pelayanane uapik. Ngah ngeh... ngah ngeehh...," tulis akun Piranha Emas.
Selain mengkritik pelayanan, pengunggah mengaku kerap membantu warga mengurus berbagai administrasi.
Bahkan, bantuan tersebut disebut dilakukan tanpa meminta imbalan dalam bentuk apa pun kepada warga.
Namun demikian, ia mengaku justru dituduh mencari keuntungan dari aktivitas yang dilakukannya itu.
"Kene niat nulung tonggo-tonggo gawekno surat-surat, gak niat golek duwek. Kok malah nuduh aku golek duwek. Takoni kono tonggo-tonggoku lek aku njaluk duek," tulisnya.
Lebih lanjut, pengunggah menyebut juga menyediakan mobil pribadi secara gratis bagi warga.
Layanan itu digunakan untuk mengantar maupun menjemput warga yang membutuhkan, termasuk ke rumah sakit.
Selanjutnya, melalui unggahan tersebut, ia berharap aparatur mampu memberi pelayanan yang lebih baik.
Menurutnya, aparatur pemerintah harus menjalankan amanah dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.
"Mbok yo lek dadi pegawai iku seng amanah, seng apik lek nglayani masyarakat. Wong sampean yo digaji dr hasil pajak rakyat. Eling lekk, dunia sementara akhirat selamanya," tulis akun Piranha Emas, Selasa 30 Juni 2026.
Sementara itu, unggahan tersebut memicu beragam tanggapan dari pengguna media sosial.
Sebagian warganet menyampaikan dukungan atas keluhan yang disampaikan oleh pengunggah.
Di sisi lain, sejumlah pengguna memilih menunggu penjelasan dari pihak yang bersangkutan.
Ada pula komentar yang menyoroti pentingnya etika pelayanan dalam penyelenggaraan layanan publik.
Meski begitu, beberapa warganet mengingatkan agar penilaian tersebut tidak digeneralisasi kepada seluruh aparatur.
Hingga berita ini ditulis, Selasa sore, 30 Juni 2026, belum ada tanggapan resmi dari pihak Kecamatan Baureno.
Oleh sebab itu, informasi yang beredar saat ini masih berupa pengakuan pengunggah di media sosial.
Karena itu, klarifikasi dari pihak terkait diperlukan agar persoalan tersebut dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat.
Penulis Agus Harianto.
Sumber: Unggahan akun Facebook Piranha Emas di grup KABAR BAURENO NEW.

