• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Kodim Bojonegoro Peringati Hari Lahirnya Pancasila 2026

    Senin, 01 Juni 2026, Juni 01, 2026 WIB Last Updated 2026-06-01T06:48:12Z
    masukkan script iklan disini


    Bojonegoro, Jatim | OpsJurnal.Asia.
    Kodim Bojonegoro Upacara Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 2026 di lapangan Makodim.

    Upacara berlangsung Selasa pagi, 1 Juni 2026, mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia" yang digaungkan nasional.

    Kegiatan dipimpin Dandim Bojonegoro Dedy Dwi Wijayanto dan diikuti seluruh prajurit TNI serta PNS jajaran Kodim.

    Bertindak sebagai inspektur upacara, Dandim membacakan amanat Kepala BPIP RI Yudian Wahyudi pada peringatan Hari Lahir Pancasila.

    Dalam amanatnya, Yudian menegaskan bahwa 1 Juni bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum memperkuat nilai dasar kebangsaan.

    Hari Lahir Pancasila disebut sebagai saat yang tepat untuk merefleksikan komitmen menjaga api Pancasila tetap hidup di tengah masyarakat.

    Tema peringatan tahun ini menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjaga persatuan bangsa, tetapi juga mendukung perdamaian dunia.

    Menurut BPIP, nilai luhur Pancasila tetap relevan menghadapi tantangan zaman, termasuk ketidakpastian global dan ancaman perpecahan.

    Pancasila disebut sebagai bintang penuntun yang menjaga Indonesia tetap kokoh meski terdiri atas ribuan pulau dan beragam etnis.

    Keberagaman bangsa Indonesia dinilai menjadi bukti bahwa persatuan dapat tumbuh kuat melalui semangat kebangsaan yang sama.

    Yudian juga menyebut Pancasila sebagai jangkar moral dalam menghadapi disrupsi teknologi serta dinamika geopolitik dunia.


    Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan dan keadilan sosial.

    Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila menjadi instrumen penting untuk menjembatani berbagai perbedaan.

    Kontribusi Indonesia dalam pasukan perdamaian PBB dan upaya mediasi konflik disebut sebagai wujud nilai kemanusiaan yang beradab.

    Generasi muda diajak menjadikan Pancasila sebagai ideologi hidup yang diterapkan dalam tindakan, bukan sekadar slogan semata.

    Pemerintah pusat dan daerah juga diminta memastikan setiap kebijakan publik berpijak pada prinsip keadilan sosial bagi rakyat.

    BPIP mengingatkan pentingnya melawan intoleransi dan radikalisme yang berpotensi mengganggu harmoni kehidupan berbangsa.

    Dandim Bojonegoro Dedy Dwi Wijayanto menegaskan bahwa semangat Pancasila harus terus hidup dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

    "Pancasila harus terus menjadi pedoman dalam menjaga persatuan dan memperkuat semangat kebangsaan," ujar Dandim.

    Di akhir amanat, seluruh peserta diajak meneguhkan komitmen menjaga persatuan, kemanusiaan, dan nilai luhur bangsa Indonesia. [Agus].
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini