• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Kemarin Isu Pemekaran, Sekarang Tanah Bojonegoro Disebut Akan Amblas

    Kamis, 18 Juni 2026, Juni 18, 2026 WIB Last Updated 2026-06-18T06:04:47Z
    masukkan script iklan disini


    Bojonegoro, Jatim - Media sosial kembali ramai. Setelah isu pemekaran, kini muncul kabar tanah Bojonegoro akan amblas.

    Klaim itu berasal dari sebuah utas yang menyebut wilayah Bojonegoro terancam sesar dan gempa dataran.

    Informasi tersebut kemudian menyebar luas dan memunculkan keresahan di tengah masyarakat.

    Warga diminta tetap tenang serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

    Kepanikan akibat kabar yang tidak akurat justru dapat menimbulkan dampak sosial yang lebih besar.

    Secara ilmiah, Bojonegoro memang memiliki Sesar Bojonegoro yang masuk zona RMKS.

    RMKS merupakan singkatan dari Rembang, Madura, Kangean, dan Sakala yang membentang di Jawa.

    Berdasarkan studi Pusat Studi Gempa Nasional atau Pusgen tahun 2024, sesar tersebut telah dipetakan.

    Sesar Bojonegoro memiliki mekanisme sesar naik dengan ukuran sekitar 20 x 41 kilometer.

    Potensi gempa maksimum yang dihitung dari sesar tersebut berada pada kisaran Magnitudo 6,6.

    Namun data yang sama menunjukkan laju pergerakannya hanya sekitar 1 milimeter per tahun.

    Pergerakan sebesar itu tergolong lambat dan tidak menunjukkan ancaman amblas secara tiba-tiba.

    Karena itu, narasi yang menyebut Bojonegoro akan segera amblas dinilai sangat berlebihan.

    Riwayat gempa di wilayah Bojonegoro juga relatif jarang dibanding daerah rawan lainnya.

    Gempa terakhir yang tercatat terjadi pada 12 Juni 2023 dengan kekuatan Magnitudo 4,0.

    Peristiwa tersebut tidak menimbulkan dampak besar seperti yang digambarkan dalam kabar viral.

    Masyarakat diimbau mengutamakan informasi dari lembaga resmi dan sumber ilmiah terpercaya.

    Jangan mudah membagikan ulang informasi yang belum jelas kebenaran dan sumber datanya.

    Mari menjadi warga Bojonegoro yang cerdas, tenang, dan tidak mudah terpengaruh hoaks. [Agus].

    Sumber; Studi Pusat Studi Gempa Nasional atau Pusgen tahun 2024.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini