Garut.Opsjurnal.asia - Yogyakarta, Soliditas serta kelancaran komunikasi antar para pemimpin daerah menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan. Kondisi yang kondusif ini pada gilirannya akan menjadi penentu keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan serta percepatan pembangunan di wilayah masing-masing.
Hal tersebut ditekankan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, dalam acara Silaturahmi bersama Kepala Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Jawa dan Bali. Kegiatan berlangsung di Gedhong Pracimosono, Kompleks Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dalam arahannya, Mendagri mengingatkan seluruh unsur pimpinan daerah untuk senantiasa membangun dan mempererat hubungan koordinasi, baik melalui pertemuan resmi maupun interaksi yang bersifat kekeluargaan. Menurutnya, pendekatan ini sangat penting agar berbagai potensi permasalahan dapat terdeteksi sejak dini dan diselesaikan secara bersama-sama. Kamis, (05
/06/26)
“Komunikasi dan kerja sama harus terus diperkuat, tidak hanya saat menghadapi persoalan besar, tetapi juga dalam keseharian. Tujuannya adalah menjaga stabilitas politik dan keamanan daerah, sekaligus meminimalkan timbulnya konflik maupun tindakan kekerasan sekecil apa pun. Jangan sampai gangguan skala kecil justru mengganggu efektivitas jalannya pemerintahan dan pembangunan,” tegas Tito.
Ia menambahkan, stabilitas yang terpelihara akan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebaliknya, jika hubungan antar unsur pimpinan tidak harmonis, maka pelayanan publik dan kemajuan daerah akan terhambat.
Melalui silaturahmi ini, diharapkan tercipta kesatuan pandangan dan langkah di antara seluruh jajaran Forkopimda, sehingga mereka dapat menjadi garda terdepan yang andal dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta kemajuan daerah masing-masing.
(M.A.Zakariyya S.E)

