Garut.Opsjurnal.asia – Bandung, Sebuah pesan yang dulu terdengar tulus dan penuh harapan, kini menyisakan kesan mendalam sekaligus tanda tanya besar di tengah pusaran kasus hukum yang melilit pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis. Sebelum akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Kejaksaan Agung, Sony Sonjaya sempat menyampaikan ucapan selamat yang hangat kepada Nanik, saat Nanik baru saja resmi menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Saat itu, suasana masih penuh semangat pengabdian. Sony Sonjaya yang saat itu masih menjadi rekan sejawat, menyampaikan dukungan dan doa terbaik atas amanah baru yang dipikul oleh Nanik. Berikut adalah isi pesan yang disampaikannya:
“Sebuah kebahagiaan melihat sahabat dan rekan yang baik mendapatkan amanah yang lebih besar untuk mengabdi kepada bangsa. Selamat atas jabatan baru sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas. Teruslah menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi banyak orang. Doa terbaik selalu menyertai setiap langkah pengabdian untuk Indonesia.”
Kala itu, ucapan tersebut dimaknai sebagai wujud kebersamaan dan dukungan antar pejabat dalam mengemban tang responsibility besar memajukan program strategis negara. Namun, perjalanan waktu membawa fakta yang berbeda. Belum lama berselang, nama Sony Sonjaya justru terseret dalam kasus dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran dan tata kelola program, hingga akhirnya harus berstatus ditahan oleh Kejagung.
Kini, kalimat-kalimat indah dalam pesan itu kembali menjadi sorotan publik. Banyak pihak mempertanyakan ironi yang terjadi: seseorang yang dulu mendoakan agar amanah dijalankan dengan baik, justru harus berhadapan dengan hukum atas dugaan menyalahgunakan kepercayaan yang sama.
Di sisi lain, pesan tersebut juga menjadi pengingat berat bagi Nanik selaku pimpinan yang kini memegang kendali penuh. Harapan dan doa yang dulu disampaikan rekannya itu kini berubah menjadi tantangan nyata: dapatkah ia membuktikan bahwa amanah besar ini benar-benar dijalankan bersih, transparan, dan memberikan manfaat maksimal bagi anak bangsa, tanpa terjerumus pada kesalahan yang sama?
Mata publik kini tertuju pada langkah-langkah kepemimpinan Nanik ke depan, untuk memastikan tujuan mulia Program Makan Bergizi Gratis dapat diwujudkan dengan akuntabel dan terpercaya.
Catatan Redaksi: Berita ini menyajikan fakta ucapan dan perkembangan peristiwa yang terjadi. Status hukum yang dihadapi Sony Sonjaya masih dalam proses penyelidikan dan persidangan, sehingga berlaku asas praduga tak bersalah hingga ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap
(M.A.Zakariyya S.E)

