• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Dari Kemitraan Strategis Hingga IEU-CEPA: Prospek Dan Optimisme Hubungan Indonesia–Jerman

    Selasa, 16 Juni 2026, Juni 16, 2026 WIB Last Updated 2026-06-16T03:54:38Z
    masukkan script iklan disini

    Jakarta.Opsjurnal.asia — Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, menyampaikan penghargaan atas penerimaan resmi dan sambutan kenegaraan yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka kunjungan kenegaraannya ke Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers bersama yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta,

     

    Dalam kesempatan tersebut, Presiden Steinmeier menegaskan pentingnya pendalaman kemitraan bilateral sebagai kebutuhan strategis kedua negara. Beliau mengemukakan bahwa landasan hubungan kerja sama telah terbentuk secara kokoh sejak disepakatinya Deklarasi Jakarta pada tahun 2012, yang menjadi kerangka acuan utama bagi pengembangan kolaborasi lintas sektor hingga saat ini. Menurutnya, hubungan yang terjalin tersebut masih memiliki ruang dan potensi pengembangan yang luas seiring dengan dinamika tatanan geopolitik dan ekonomi global. Senin, (15/06/26)

     


    Dari perspektif keamanan dan tatanan kawasan, Presiden Steinmeier mengakui peran sentral ASEAN sebagai arsitektur utama dalam menjaga stabilitas dan kerja sama di wilayah Indo-Pasifik. Lebih lanjut, beliau menempatkan Indonesia sebagai salah satu aktor kunci yang berperan menentukan dalam menjaga keseimbangan kekuasaan serta memperkuat posisi ASEAN sebagai poros kerja sama regional.

     

    Pada ranah ekonomi, Presiden Steinmeier menyampaikan harapan agar proses pengesahan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Uni Eropa (Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IEU-CEPA) dapat segera diselesaikan di tingkat parlemen Jerman. Beliau meyakini bahwa perjanjian yang telah disepakati tersebut akan membuka akses pasar yang lebih luas, mendorong peningkatan aliran investasi berkualitas, mempercepat alih teknologi dan inovasi, serta memberikan manfaat timbal balik bagi pelaku usaha dan perekonomian kedua negara.

     

    Menanggapi pernyataan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyambut baik kunjungan kenegaraan Presiden Steinmeier sebagai momentum strategis untuk memperkuat ikatan persahabatan dan kerja sama jangka panjang antara kedua negara. Beliau menegaskan bahwa Indonesia memandang Jerman sebagai mitra setara yang memiliki kesamaan pandangan dalam menjaga perdamaian dunia, stabilitas kawasan, serta mendukung pembangunan berkelanjutan.

     


    “Kami menyambut hangat kedatangan Presiden Steinmeier ke Indonesia. Hubungan kedua negara telah teruji oleh waktu dan terus berkembang ke arah yang semakin konstruktif. Deklarasi Jakarta 2012 telah menjadi landasan yang kokoh, dan saatnya kita melangkah lebih jauh menuju kerja sama yang lebih konkret dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat kedua negara,” tegas Presiden Prabowo.

     

    Mengenai IEU-CEPA, Presiden Prabowo menyampaikan dukungan penuh serta komitmen Indonesia untuk memastikan pelaksanaannya berjalan secara seimbang dan saling menguntungkan. Beliau menilai perjanjian ini sebagai instrumen penting dalam memperkuat daya saing ekonomi nasional, memperluas akses pasar ekspor, serta mendukung program transformasi ekonomi Indonesia.

     

    “Indonesia telah mempersiapkan diri dengan baik untuk mengimplementasikan perjanjian ini. Kami berharap dengan disahkannya IEU-CEPA, arus perdagangan dan investasi akan semakin lancar dan meningkat. Jerman diharapkan dapat berperan lebih besar dalam mendukung pengembangan industri hijau, ketahanan pangan, transisi energi bersih, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia — seluruhnya menjadi prioritas utama pembangunan kami. Ini adalah kemitraan yang saling menguatkan, tidak hanya dalam bidang ekonomi, tetapi juga pendidikan, penelitian, dan inovasi,” tambahnya.

     

    Presiden Prabowo juga menegaskan tekad Indonesia untuk terus memperkuat peran ASEAN sebagai poros pertumbuhan dan stabilitas kawasan, dengan dukungan serta kerja sama aktif bersama Jerman dan negara-negara Eropa lainnya.


    (M.A. Zakariyya, S.E)

     

     


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini