• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Kementerian Perekonomian Terima Delegasi Jerman Dorong Percepatan IEU-CEPA: Airlangga Hartarto, Gerbang Peluang Ekonomi Terbuka Lebar

    Selasa, 16 Juni 2026, Juni 16, 2026 WIB Last Updated 2026-06-16T04:18:59Z
    masukkan script iklan disini

    Jakarta.Opsjurnal.asia - Sebuah langkah strategis yang dinilai akan mengubah peta kerja sama ekonomi dunia resmi dimulai. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan delegasi bisnis tingkat tinggi dari Jerman, yang dipimpin langsung oleh Menteri Negara pada Kementerian Luar Negeri Federal Jerman, Florian Hahn, pada Senin (15/06/26). Pertemuan ini menjadi titik balik baru yang menandai semakin kuatnya ikatan strategis kedua negara.

     

    Di tengah ketidakpastian dan dinamika ekonomi global yang terus berubah, Airlangga menegaskan bahwa Indonesia dan Jerman justru memiliki keunggulan yang bisa dimaksimalkan bersama. Kedua negara dipandang memiliki peluang luar biasa untuk memperluas kolaborasi di berbagai sektor utama.

     


    “Di tengah gejolak ekonomi dunia, kita justru melihat jendela peluang yang sangat besar. Indonesia dan Jerman bisa saling melengkapi dan memperkuat kerja sama di bidang perdagangan, investasi, industri hijau, energi terbarukan, hingga pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas,” tegas Airlangga dengan nada penuh keyakinan.

     

    Salah satu poin paling krusial dan menjadi sorotan utama dalam pertemuan ini adalah dorongan kuat agar Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Uni Eropa atau IEU-CEPA segera diselesaikan dan disahkan. Menurutnya, perjanjian ini adalah kunci agar manfaat nyata bisa segera dirasakan oleh pelaku usaha dan masyarakat di kedua belah pihak.

     

    “Kami mendorong percepatan penyelesaian dan ratifikasi IEU-CEPA. Begitu diberlakukan, akses pasar akan semakin luas, arus investasi semakin lancar, dan dampak positifnya akan langsung terasa bagi dunia usaha serta kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

     


    Lebih dari sekadar angka transaksi, kemitraan ini memiliki makna strategis jangka panjang. Airlangga menjelaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya bertujuan meningkatkan nilai perdagangan, tetapi juga membangun fondasi industri masa depan Indonesia.

     

    “Ini bukan hanya soal angka. Kemitraan ini akan membuka jalan bagi transfer teknologi mutakhir, pengembangan industri masa depan, serta peningkatan kualitas tenaga kerja melalui program pendidikan vokasi dan pertukaran keahlian. Inilah investasi jangka panjang yang akan membuat perekonomian kita semakin tangguh dan berdaya saing tinggi,” tambahnya.

     

    Di akhir pernyataannya, Airlangga menegaskan komitmen penuh Indonesia untuk melangkah bersama.

     

    “Dengan semangat persahabatan dan kepercayaan yang telah terjalin, Indonesia siap membangun kerja sama yang lebih erat. Kita ingin menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan untuk kepentingan kedua negara,” pungkasnya.

     

    Pertemuan ini menjadi sinyal jelas bahwa posisi Indonesia semakin diperhitungkan di kancah ekonomi internasional, dan peluang emas untuk melesatkan perekonomian nasional kini sudah terbuka lebar.

     

    (M.A. Zakariyya, S.E)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini