Seluma,OpsJurnal.Asia -
Olimpiade Olahraga Siswa Nasional 2026 tingkat Kecamatan Seluma resmi digelar di SMP Negeri 5 Seluma pada Selasa (19/05/2026). Kegiatan tahunan bidang olahraga pelajar ini diikuti puluhan siswa dari berbagai SMP dan MTs yang berada di wilayah Koordinator Kecamatan Seluma.
Sebanyak 73 peserta tampak antusias mengikuti berbagai cabang perlombaan olahraga dalam ajang yang menjadi wadah pembinaan prestasi siswa sejak usia sekolah tersebut. Kegiatan berlangsung di lingkungan SMPN 5 Seluma
O2SN tingkat SMP ini secara resmi langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Seluma Muna Warman.Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa O2SN bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana penting untuk menjaring bibit atlet potensial dari daerah.
O2SN Jadi Wadah Pembinaan Atlet Pelajar
Menurut Muna Warman, ajang O2SN memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda melalui sportivitas, disiplin, kerja keras, dan semangat kompetisi sehat.
“O2SN ini merupakan ajang untuk mencari bibit-bibit atlet berbakat. Setelah tingkat kecamatan, para juara akan melaju ke tingkat kabupaten, provinsi hingga berkesempatan tampil di tingkat nasional,” jelas Muna Warman.
Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tetap semangat dan menjunjung tinggi nilai sportivitas selama bertanding.
Tingkatkan Prestasi dan Karakter Generasi Muda dan sportifitas.
Ajang O2SN selama ini dikenal sebagai salah satu program nasional yang bertujuan meningkatkan prestasi olahraga siswa sekaligus membangun karakter positif generasi muda Indonesia. Selain menjadi sarana kompetisi, kegiatan ini juga mempererat hubungan antarsekolah dan mendorong siswa untuk aktif dalam kegiatan positif.
Dengan digelar nya O2SN, diharapkan akan mencetak atlet-atlet milenial berprestasi dari Kabupaten Seluma yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
Semangat para peserta yang memenuhi arena pertandingan menjadi bukti bahwa olahraga pelajar di Kabupaten Seluma terus berkembang dan mendapat perhatian serius dari dunia pendidikan daerah.
(Yd)

