• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Jejak Tokoh, Rd H Didin Umarzen: Pemilik Rumah Makan yang Jadi Saksi Sejarah, Peletak Dasar Cita-Cita Garut Utara

    Jumat, 29 Mei 2026, Mei 29, 2026 WIB Last Updated 2026-05-29T02:40:17Z
    masukkan script iklan disini


    Garut.Opsjurnal.asia – Di balik perjalanan panjang mewujudkan cita-cita Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Garut Utara, tersimpan kisah unik yang bermula dari sebuah tempat makan sederhana. Bukan di gedung pemerintahan mewah, bukan pula di ruang rapat resmi, melainkan di Rumah Makan Cigawir milik Rd H Didin Umarzen, di sanalah benih gagasan pemekaran pertama kali tumbuh dan dibahas secara terbuka.

     

    Tokoh yang dikenal sebagai masyarakat sekaligus pengusaha ini tidak hanya menyediakan tempat, tetapi juga menjadi salah satu arsitek utama yang meletakkan pondasi kuat bagi perjuangan yang kini terus berlanjut. Sosoknya dikenal luas sebagai pendidik, tokoh agama, deklarator, hingga pengarah gerakan sejak hari-hari paling awal, ketika gagasan ini masih dianggap sebagai impian belaka.

     

    *Dari Rumah Makan Menuju Sejarah*

     

    Rumah Makan Cigawir bukan sekadar tempat bertransaksi makanan. Ia berubah menjadi ruang demokrasi akar rumput. Di atas meja-meja makan, di sela-sela hidangan, berkumpul berbagai elemen: tokoh agama, budayawan, kepala desa, akademisi, pelaku usaha, hingga pemuda. Semua bersatu membahas satu hal: bagaimana mengakhiri ketimpangan pembangunan yang telah berlangsung puluhan tahun.

     

    "Di sanalah tumbuh konsolidasi gagasan. Di sanalah lahir penguatan arah perjuangan. Di sanalah dibangun semangat kebersamaan," demikian catatan sejarah perjalanan PM GATRA.

     

    Di tempat inilah Rd H Didin Umarzen mempertemukan berbagai pandangan yang awalnya beragam, disatukan menjadi satu tekad bersama. Bersama tokoh-tokoh pendiri seperti KH Rd Amin Muhyiddin, H Usep Romli HM, Prof Dr KH Adang Hambali, almarhum Sesep Kohar, Uu Amrullah, hingga adik kandungnya sendiri, Rd H Holil Aksan Umarzen yang kelak menjadi Ketua Umum PM GATRA, beliau merintis langkah awal yang berani.

     

    *Lebih dari Sekadar Pendukung: Penggerak Strategis*

     

    Peran beliau jauh melampaui sekadar penyedia tempat. Rd H Didin Umarzen tercatat sebagai salah satu pengarah utama deklarasi perjuangan yang digelar di Kompleks Pemakaman Situs Sunan Cipancar. Ia juga menjadi penggagas penting agar perjuangan tidak hanya mengandalkan semangat semata, melainkan memiliki landasan yang jelas.

     

    Bersama KH Rd Amin Muhyiddin, beliau mengusulkan pembentukan Tim Perumus Perjuangan. Langkah ini menjadi titik balik strategis, mengubah gerakan spontan menjadi perjuangan yang terstruktur, berkonsep, dan memiliki tahapan kerja yang terukur.

     

    Sebagai bentuk penghargaan atas pengalaman dan visi luasnya, beliau dipercaya menduduki posisi Wakil Ketua Dewan Penasehat PM GATRA, mendampingi penasehat utama organisasi.

     

    *Pengabdian di Dua Dunia: Usaha dan Perjuangan*

     

    Di luar pergerakan pemekaran, rekam jejak Rd H Didin Umarzen juga menginspirasi. Ia dikenal sebagai pengusaha yang membangun usahanya dari nol hingga dipercaya mendirikan ASPHURINDO (Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah dan Inbound Indonesia), berkiprah di berbagai organisasi sosial dan keagamaan, serta memiliki latar belakang pendidikan yang kuat mulai dari dunia umum hingga pesantren.

     

    Namun dalam perjuangan Garut Utara, pengorbanannya tidak diukur dari materi semata. Ia mencurahkan waktu, tenaga, pikiran, hingga dukungan moril dan materinya dengan landasan visi luhur: "Limbangan Ngadaun Ngora" – semangat pembaharuan yang tetap menghormati sejarah dan akar budaya leluhur.

     

    Bagi beliau, memperjuangkan Garut Utara bukanlah soal memisahkan wilayah, melainkan sebuah ikhtiar mulia untuk mendekatkan pelayanan pemerintah, meratakan hasil pembangunan, membuka kesempatan ekonomi, dan menghadirkan masa depan yang lebih cerah bagi anak cucu.

     

    *Warisan untuk Generasi*

     

    Rd H Didin Umarzen hadir di saat perjuangan belum populer, ketika jalan masih gelap dan hasil belum pasti. Ia tetap setia mengawal cita-cita ini hingga akhir hayatnya.

     

    Sejarah mengajarkan bahwa perjuangan sejati tidak selamanya diukur dari jabatan yang disandang, melainkan dari ketulusan, kesetiaan, dan keberanian memulai sesuatu yang besar. Nama Rd H Didin Umarzen selamanya tercatat sebagai salah satu tokoh kunci yang meletakkan batu pertama bagi cita-cita besar masyarakat Garut Utara.

     

    Semoga Allah SWT senantiasa menerima segala amal ibadah dan pengabdian beliau, mengampuni segala kekhilafan, melapangkan alam kuburnya, dan menjadikan seluruh perjuangannya sebagai amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

     

    Al-Fatihah.


    *Rekam Jejak Singkat*

     

    Rd H Didin Umarzen

     

    - Tokoh Masyarakat, Pengusaha, dan Pendidik

    - Wakil Ketua Dewan Penasehat PM GATRA

    - Pendiri ASPHURINDO

    - Deklarator dan Pengarah Awal Perjuangan Garut Utara

    - Pemrakarsa pembentukan Tim Perumus Perjuangan

    - Pendiri Rumah Makan Cigawir, saksi lahirnya gagasan pemekaran

     

    Disusun berdasarkan dokumentasi resmi dan catatan sejarah PM GATRA.

    (M.A.Zakariyya S.E)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini