kelistrikan padam menyebabkan aktivitas lumpuh total dalam kegelapan diberbagai daerah di pulau sumatera.
Berdasarkan keterangan resmi PT PLN ( Persero), pemadaman bermula setelah proses pemisahan sistem yang dilakukan pukul 18.44 Wib, yang memisahkan sistem kelistrikan sumatera bagian Utara dan sumatera bagian tengah akibat gangguan teknis.
Masalah utama terjadi pada jaringan transmisi bertegangan tinggi 275kV yang membentang dari Rumai hingga Muaro Bungo. Kerusakan pada saluran ini memicu ketidak stabilan sistem secara menyeluruh berujung pada pemadaman blackout secara massal diwilayah Sumatera.
Wilayah yang terdampak meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, bengkulu, lampung dan Wilayah Sumsel hanya sebagian di Palembang yg ikut terdampak blackout.
Berdasarkan ditempat wartawan Opsjurnal wilayah Sumatera selatan ikut terdampak yakni seluruh kawasan Musi Banyuasin mengalami pemadaman listrik ( Blackout) pada malam ini.
Membuat aktivitas usaha lumpuh total pemadaman listrik seperti Hotel/ Penginapan, aktivitas masyarakat depan layar laptop, transportasi, pelayanan publik seperti ATM terganggu, internet, Minimarket pada cepat nutup, hingga kegiatan lainnya.
Dari informasi PT. PLN (Persero), Tim sedang melalukan penanganan dan sedang berupaya melakukan pemulihan (Progres Recovery) pada sistem kelistrikan secara bertahap, Pln memperkirakan proses pemulihan membutuhkan waktu sekitar 6 - 8 Jam bahkan lebih tergantung kondisi di lapangan.
Atas Pemadaman massal di Pulau Sumatera, PT PLN Persero menyampaikan pemberitahuan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami, saat ini seluruh kabupaten Musi Banyuasin dalam gangguan pada sisi gardu induk pembangkitan dan jaringan transmisi menyebabkan Pemadaman listrik atau blackout massal di sejumlah wilayah Pulau Sumatera. Kami memohon kesabaran pelanggan sementara waktu hingga gangguan ini dapat diatasi sepenuhnya.
Dan akhirnya listrik kembali normal dan lampu mulai terang pada pukul 00.06 Wib wilayah Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera selatan.

