• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Forkopimda Kabupaten Tegal Turun ke Pasar, Pastikan Stok dan Harga Sembako Aman Jelang Lebaran

    Kamis, 26 Februari 2026, Februari 26, 2026 WIB Last Updated 2026-02-26T07:04:37Z
    masukkan script iklan disini

     


    Slawi,OpsJurnal.Asia - 

    Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan modern, Kamis (26/2/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 WIB ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok penting (bapokting) bagi masyarakat.



    Rombongan yang dipimpin langsung oleh Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, dan Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., itu menyambangi Pasar Trayeman dan dilanjutkan ke Yogya Mall Slawi. Turut hadir dalam rombongan perwakilan dari TNI, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Bulog, pengelola pasar, serta aparat pemerintah desa setempat.



    Dalam peninjauan di Pasar Trayeman, forkopimda memantau langsung proses distribusi subsidi pangan, pelaksanaan gerakan pangan murah, serta mengecek kondisi fisik bangunan dan kebersihan lingkungan pasar. Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa harga kebutuhan pokok relatif stabil dan stok barang tersedia dalam jumlah yang mencukupi. Tim juga memastikan tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan atau praktik spekulasi harga oleh para pedagang.



    Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, mengakui bahwa terjadi sedikit penurunan daya beli masyarakat di awal Ramadan. Meski demikian, secara umum kondisi ekonomi pasar masih dalam situasi yang terkendali.



    "Secara keseluruhan, stok bahan pokok aman dan harga masih stabil. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan secara intensif dan menindaklanjuti setiap masukan dari masyarakat, terutama yang berkaitan dengan peningkatan fasilitas pasar," ujar Bupati.



    Sementara itu, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo menegaskan komitmen jajarannya untuk terus bersinergi dengan instansi terkait dalam menjaga stabilitas distribusi dan harga. Pihak kepolisian akan mengawal kelancaran arus barang agar tidak terjadi hambatan yang dapat meresahkan masyarakat.



    "Kami pastikan situasi kamtibmas tetap kondusif dan distribusi bahan pokok berjalan lancar. Pengawasan akan terus diperketat agar masyarakat tidak kesulitan memperoleh kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri nanti," tegas Kapolres.



    Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah komoditas strategis tercatat masih dalam rentang harga normal. Beras SPHP dibanderol Rp11.500 hingga Rp12.500 per kilogram, minyak goreng curah Rp16.650 sampai Rp18.000 per liter, telur ayam ras Rp30.000 hingga Rp31.000 per kilogram, dan daging sapi di kisaran Rp135.000 sampai Rp140.000 per kilogram. Fluktuasi kecil yang terjadi dinilai masih dalam batas wajar dan belum berdampak signifikan terhadap daya beli warga.



    Setelah dari pasar tradisional, monitoring dilanjutkan ke pasar modern. Dari hasil dialog dengan pengelola dan konsumen, terpantau bahwa transaksi pembelian masih didominasi oleh pembayaran tunai, meskipun sebagian pembeli muda mulai beralih ke sistem pembayaran digital (QRIS). Permintaan tertinggi masih didominasi oleh kebutuhan primer seperti sembako, minyak goreng, gula, dan sayuran, sementara permintaan untuk kebutuhan sekunder cenderung stabil.



    Kegiatan monitoring ini merupakan langkah preventif pemerintah daerah bersama aparat keamanan guna memastikan stabilitas pasokan, menjaga keterjangkauan harga, serta memberikan rasa aman dan tenang kepada masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Secara umum, ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Tegal dipastikan aman dan distribusinya berjalan lancar.

    (DIYARNI)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini