Garut.OpsJurnal.Asia -
Pendataan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial (Bansos) masih menjadi masalah yang tak kunjung selesai. Banyak keluhan dari masyarakat yang tidak menerima bantuan sosial padahal mereka berhak menerimanya, sementara orang lain yang tidak berhak justru menerima bantuan tersebut.
Menurut Kaperwil Jabar Media opsurnal.asia, M.A.Zakariyya S.E, penyaluran bantuan sosial masih carut-marut dan tidak tepat sasaran. Hal ini disebabkan oleh lemahnya sistem verifikasi dan validasi data penerima manfaat.
Masalah Pendataan KPM Bansos:
- Data tidak akurat: Data penerima manfaat tidak akurat dan tidak mutakhir, sehingga banyak orang yang tidak berhak menerima bantuan.
- Sistem verifikasi lemah: Sistem verifikasi dan validasi data penerima manfaat masih lemah, sehingga banyak penyelewengan.
- Korupsi dan nepotisme: Penyaluran bantuan sosial sering kali dipengaruhi oleh korupsi dan nepotisme.
Dampak Carut Marut Pendataan KPM Bansos:
- Ketidakadilan: Masyarakat yang berhak menerima bantuan tidak mendapatkannya, sementara orang lain yang tidak berhak menerima bantuan.
- Pemborosan anggaran: Anggaran bantuan sosial yang besar tidak efektif digunakan karena penyaluran yang tidak tepat sasaran.
- Ketergantungan: Masyarakat cenderung menunggu bantuan daripada diberdayakan untuk mandiri secara ekonomi.
Masih kata Zakariyya,disini perlu Pemerintah meningkatkan sistem pendataan dan verifikasi KPM Bansos untuk memastikan bahwa bantuan sosial disalurkan kepada yang berhak dan tepat sasaran.pungkasnya
(Kaperwil Jabar)


