PAREPARE – Perempuan Bangsa Kota Parepare resmi memiliki kepemimpinan baru setelah Basmirah, S.H., ditetapkan sebagai ketua melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang berlangsung di Kantor Sekretariat DPC PKB Kota Parepare, Sabtu (7/11/2026), pukul 16.00 WITA.
Pelaksanaan Muscab ini menjadi bagian dari upaya penataan dan penguatan organisasi di tingkat cabang. Selain memilih ketua baru, forum tersebut juga menjadi ruang evaluasi, penyatuan visi, serta pembahasan langkah organisasi dalam menjalankan program ke depan.
Kegiatan ini dihadiri Ketua DPC PKB Kota Parepare, Andi Muh. Fudail, S.E., Wakil Ketua DPW Perempuan Bangsa Sulawesi Selatan, Nasra Hasse, M.Si., Sulfiana Zulkifli, S.Pd., dan Safina. Hadir pula Ketua Perempuan Bangsa Kabupaten Pangkep, Hj. Hasrawati.HS, didampingi Sekretaris Fauziah Farinah, serta Ketua Perempuan Bangsa Kabupaten Pinrang.
Dalam kesempatan tersebut, Nasra Hasse, M.Si., hadir mewakili Ketua DPW Perempuan Bangsa Sulawesi Selatan. Ia menyampaikan arahan sekaligus membuka secara resmi Muscab Perempuan Bangsa Kota Parepare.
Nasra dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan Muscab memiliki arti penting bagi keberlangsungan organisasi. Menurutnya, forum ini harus dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarkader, membangun kesamaan pandangan, dan memperkuat komitmen dalam menjalankan perjuangan organisasi.
Ia juga mengingatkan bahwa perempuan mempunyai kontribusi besar dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari pendidikan, sosial, kesejahteraan hingga pembangunan bangsa. Karena itu, Perempuan Bangsa diharapkan mampu menjadi wadah yang mendorong lahirnya perempuan mandiri, aktif, dan berperan dalam kehidupan bermasyarakat.
Lebih lanjut, Nasra berharap kepemimpinan yang terpilih dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, memiliki visi organisasi yang terarah, serta mampu merangkul seluruh kader. Ia menekankan bahwa kemajuan organisasi membutuhkan kerja sama, kekompakan, dan keterlibatan seluruh pengurus.
Nasra turut menggarisbawahi pentingnya memperkuat posisi Perempuan Bangsa sebagai badan partai PKB, khususnya dalam membangun konsolidasi dan mempersiapkan kader perempuan menghadapi Pemilu 2029. Ia juga menyampaikan harapan agar semakin banyak kader perempuan yang memiliki kesempatan untuk berkiprah dan menduduki kursi legislatif, termasuk DPRD.
Pada tahapan persidangan, Sulfiana Zulkifli, S.Pd., dipercaya menjadi pimpinan sidang dengan Safina sebagai sekretaris sidang. Seluruh rangkaian musyawarah dipimpin sesuai mekanisme organisasi hingga menghasilkan keputusan mengenai susunan kepemimpinan baru.
Berdasarkan hasil Muscab, Basmirah, S.H., ditetapkan sebagai Ketua Perempuan Bangsa Kota Parepare. Untuk mendukung jalannya organisasi, Amanda, S.Ak., dipercaya sebagai sekretaris, sedangkan Ersha Arta Meivia Aisyah Fatra, S.M., ditetapkan sebagai bendahara.
Terpilihnya kepengurusan baru tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kelembagaan, memperluas kegiatan pemberdayaan perempuan, serta meningkatkan partisipasi kader dalam berbagai kegiatan sosial dan politik. Melalui kebersamaan seluruh pengurus dan anggota, Perempuan Bangsa Kota Parepare diharapkan dapat menjalankan peran organisasi secara berkelanjutan serta memperkuat konsolidasi menuju Pemilu 2029.
(Hasra)





