Manggarai — OpsJurnal.Asia — Polsek Reo, Polres Manggarai, menerima bantuan kemanusiaan dari Alumni Ikatan Peduli Eks Batalyon Patria Tama Akpol 1995 untuk masyarakat terdampak gempa bumi di wilayah Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
Bantuan tersebut tiba di Polsek Reo pada Minggu (13/9/2026) dan diserahkan untuk selanjutnya dikoordinasikan dalam proses pendistribusian kepada warga yang terdampak bencana.
Bantuan kemanusiaan itu dibawa oleh Kepala BNN Provinsi NTT, Brigjen Pol. Yulianus Yulianto, S.H., S.I.K., M.B.A., yang mewakili Alumni Ikatan Peduli Eks Batalyon Patria Tama Akpol 1995.
Selain kebutuhan pokok berupa sembako, bantuan juga mencakup perlengkapan sekolah bagi anak-anak, seperti buku tulis, pensil, dan bolpoin.
Yulianus mengatakan, bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak gempa di wilayah utara Flores.
“Kami melihat titik gempa ini berada di wilayah utara, mulai dari Manggarai sampai Riung, Kabupaten Nagekeo dan Ngada. Kami membawa bantuan logistik kepada warga terdampak bencana sebagai rasa empati kami,” kata Yulianus.
Menurut Yulianus, pendistribusian bantuan dilakukan dengan melibatkan kepolisian di wilayah terdampak serta berkoordinasi dengan BPBD dan BNPB.
“Selain bantuan sembako, ada juga bantuan untuk anak sekolah berupa bolpoin, buku tulis, dan pensil. Sebanyak 400 paket untuk setiap polsek,” ujarnya.
Polsek Reo Jadi Titik Koordinasi Bantuan
Setelah bantuan tiba di Polsek Reo, jajaran kepolisian setempat melakukan koordinasi untuk memastikan bantuan dapat diteruskan kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Reok.
Kapolsek Reo, Ipda Joko Sugiarto, menyampaikan terima kasih kepada Alumni Ikatan Peduli Eks Batalyon Patria Tama Akpol 1995 atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak gempa.
Menurut Joko, bantuan tersebut akan dikoordinasikan dalam penyalurannya sehingga dapat diterima oleh warga yang membutuhkan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Alumni Ikatan Peduli Eks Batalyon Patria Tama Akpol 1995 yang telah memberikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa. Bantuan ini akan kami dukung dalam proses penyalurannya agar dapat diterima oleh warga yang membutuhkan,” ujar Joko.
Ia juga mengapresiasi kepedulian para alumni yang memilih menyalurkan bantuan melalui wilayah kepolisian sehingga proses distribusi dapat dikoordinasikan dengan kondisi masyarakat di lapangan.
Perwakilan masyarakat Kecamatan Reok, Veronika Ibriana, turut menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut.
Ia mengapresiasi kepedulian Alumni Patria Tama Akpol 1995 terhadap masyarakat Kecamatan Reok yang masih terdampak bencana gempa.
Bantuan Juga Disalurkan ke Dua Wilayah Lain
Selain untuk wilayah Kecamatan Reok, bantuan yang dibawa Alumni Patria Tama Akpol 1995 juga diarahkan ke wilayah terdampak lainnya.
Sebanyak 400 paket sembako tiba di Polsek Dampek, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, pada Minggu sekitar pukul 14.00 WITA dan diterima anggota Polsek Dampek.
Bantuan lainnya diarahkan ke wilayah Riung, Kabupaten Ngada, melalui koordinasi dengan Kapolsek Riung, Ipda Martinus Riang.
Yulianus mengatakan, koordinasi dengan jajaran kepolisian di tiga wilayah tersebut dilakukan untuk mendukung proses distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak.
Bantuan tersebut disalurkan setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15/8/2026).
Hingga Minggu (13/9/2026), masyarakat di sejumlah wilayah terdampak masih menjalani masa pemulihan pascabencana.





