• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates
    BREAKING NEWS
    Memuat Breaking News...

    Iklan

    Iklan

    📈 LIVE MARKET

    👋 Halo!

    Selamat datang di OPS Jurnal.
    Temukan berita terbaru, investigasi, dan informasi terpercaya setiap hari.

    Semua Layanan Ops Jurnal
    📰

    Lapor Pak Kapolda; Diduga Sindikat Mafia BBM Kelas Kakap Yang Tak Pernah Tersentuh Hukum "Mencuat Nama AJ??

    Suara rakyat
    Selasa, 18 Agustus 2026, Agustus 18, 2026 WIB Last Updated 2026-08-18T09:12:38Z
    masukkan script iklan disini

     


    Bandar Lampung,OpsJurnal.Asia- 


    Laporan penting kembali disampaikan kepada Kapolda Lampung terkait dugaan adanya kembali jaringan sindikat mafia bahan bakar minyak (BBM) bersekala besar. Kali ini kelompok yang dinilai sebagai kelas kakap tersebut dikabarkan kembali unjuk gigi dan menjalankan aksinya di daerah umbul kunci Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung(18/8/2026) 


    Berdasarkan informasi yang dihimpun, operasi ilegal ini diduga kuat dipimpin oleh sosok oknum bernama AJ,Keberanian sindikat ini kembali beroperasi dinilai sangat meresahkan, karena selain merugikan keuangan negara dalam jumlah besar, juga mengganggu tata kelola distribusi energi yang seharusnya tepat sasaran bagi masyarakat luas.Diduga AJ Selalu dikaitkan dengan sindikat Mafia BBM kelas kakap ini dan disebut sebagai pengendali jaringan sidikat ini agar menjadi lebih terstruktur dan sistematis.


    Modus Operandi Utama

    Jaringan mafia pimpinan Aji sering kerap memanfaatkan celah selisih harga antara BBM subsidi (seperti solar dan pertalite) dengan BBM non-subsidi untuk industri.

    1.Penyalahgunaan Barcode & Modifikasi Tangki: Sindikat menggunakan mobil boks dengan tangki modifikasi, serta memalsukan barcode MyPertamina untuk memborong solar dari berbagai SPBU (praktik langsir berulang).

    2.Pengoplosan & Penjualan ke Sektor Industri: BBM bersubsidi ditimbun di gudang-gudang ilegal, dicampur minyak cong atau mentah dan kemudian dijual kepada kapal-kapal nelayan komersial atau perusahaan tambang dengan harga yang jauh lebih tinggi.


    Menyusul kembalinya aktivitas kelompok ini, masyarakat meminta perhatian serius Kapolda Lampung untuk segera turun tangan. Langkah penyelidikan dan penindakan tegas dinilai mendesak dilakukan guna membongkar tuntas praktik ilegal ini,mengamankan para pelaku dan bukan hanya para pekerja saja serta menyelamatkan keuangan negara dari kerugian yang terus membengkak.(zul) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini