• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Wabup Tegal Canangkan Gerakan Satu Rumah Satu Pohon pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

    Jumat, 05 Juni 2026, Juni 05, 2026 WIB Last Updated 2026-06-05T10:20:31Z
    masukkan script iklan disini



    Slawi, opsnurnal.asia – Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid mencanangkan gerakan Satu Rumah Satu Pohon sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tegal dalam mendukung pelestarian lingkungan dan menghadapi tantangan krisis iklim global.

    Pencanangan tersebut dilakukan saat peringatan puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang berlangsung di kawasan GOR Trisanja, Slawi, Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, pegiat lingkungan, pelajar, serta para guru se-Kabupaten Tegal.

    Dalam sambutannya, Ahmad Kholid mengajak seluruh masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran menanam pohon di lingkungan masing-masing.

    “Kalau bisa, kita akan dengan sadar menanam satu rumah satu pohon. Sehingga apabila kesadaran itu tumbuh, insya Allah bumi ini akan semakin hijau dan lingkungan kita menjadi lebih baik,” ujarnya.

    Kholid juga menyatakan dukungannya terhadap rencana penghijauan kembali kawasan lereng Gunung Slamet, khususnya di wilayah dataran tinggi seperti Dusun Sawangan, Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa. Menurutnya, upaya tersebut penting untuk mengembalikan fungsi konservasi hutan sekaligus meminimalkan potensi bencana alam.

    “Mudah-mudahan di lereng Gunung Slamet kembali tumbuh penghijauan yang kita harapkan sehingga dapat mengurangi risiko bencana yang mungkin terjadi,” katanya.

    Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tegal, Taroyo, menyampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini dilaksanakan di tengah berbagai tantangan lingkungan global, seperti perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, serta meningkatnya polusi.

    “Berbagai krisis tersebut membutuhkan percepatan kerja sama dan aksi nyata secara masif dalam perlindungan serta pengelolaan lingkungan hidup,” ujar Taroyo.



    Sebagai bentuk tindak lanjut, DLH Kabupaten Tegal memulai program penghijauan di sejumlah ruang publik, salah satunya di kawasan jogging track GOR Trisanja. Sebanyak 300 bibit pohon tabebuya telah disiapkan untuk ditanam secara bertahap. Pada kegiatan tersebut, 60 bibit ditanam langsung, sementara sisanya bersama 200 bibit tanaman buah akan ditanam saat musim penghujan tiba.

    Program penghijauan juga akan diperluas ke kawasan lereng Gunung Slamet. Pemerintah Kabupaten Tegal merencanakan penanaman sekitar 9.000 bibit pohon di area hutan lindung dan hutan produksi seluas 100 hektare pada awal musim penghujan mendatang. Kegiatan ini akan melibatkan berbagai komunitas dan pecinta alam.

    Selain penanaman pohon, acara juga diisi dengan penyerahan penghargaan dan sertifikat Sekolah Adiwiyata Nasional serta pembagian bibit tanaman kepada para peserta.

    Salah satu penerima penghargaan, Kepala SD Negeri Gumayun 01, Agil Aji Nugroho, mengaku bangga atas apresiasi yang diberikan pemerintah daerah.

    “Alhamdulillah, kesannya luar biasa. Kami mendukung kegiatan positif seperti ini agar terus digalakkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tegal, sehingga budaya menanam pohon semakin tumbuh,” ungkapnya.

    Bibit pohon yang diterimanya, mulai dari tabebuya, jambu, matoa hingga petai, rencananya akan ditanam di lingkungan sekolah dan pekarangan rumah sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan penghijauan yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Tegal.

    (PEWARTA : Diyarni/Yani) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini