• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Pulau Jawa Bakal Berkalung Jalan Tol

    Senin, 15 Juni 2026, Juni 15, 2026 WIB Last Updated 2026-06-15T15:19:51Z
    masukkan script iklan disini


    Bojonegoro, Jatim - Pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur jalan tol dengan menetapkan sejumlah ruas baru sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

    Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 yang mengatur pelaksanaan proyek prioritas.

    Melalui regulasi baru itu, pemerintah memasukkan berbagai ruas tol di Pulau Jawa, Bali, hingga Sumatera ke dalam daftar PSN nasional.

    Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat konektivitas antardaerah, menekan biaya logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

    Dalam aturan itu juga diatur mekanisme pelaporan apabila proyek mengalami keterlambatan atau tidak dapat selesai sesuai target.

    Penanggung jawab proyek diwajibkan menyampaikan perkembangan pekerjaan dan usulan revisi kepada pemerintah pusat secara berkala.

    Ketentuan tersebut tercantum dalam Pasal 2A Ayat 2 yang menjadi dasar pengawasan terhadap pelaksanaan proyek strategis nasional.

    Salah satu proyek yang kembali masuk prioritas pembangunan adalah Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap atau yang dikenal sebagai Getaci.

    Tol Getaci menjadi perhatian karena digadang-gadang sebagai jalan tol terpanjang di Indonesia dengan lintasan melintasi beberapa daerah.

    Selain Getaci, pemerintah juga melanjutkan pembangunan Tol Gilimanuk–Mengwi yang menjadi tulang punggung konektivitas Pulau Bali.

    Ruas Tol Serang–Panimbang, Semarang–Demak, serta Yogyakarta–Solo–NYIA juga tetap masuk dalam daftar prioritas pembangunan.

    Di wilayah timur Pulau Jawa, pembangunan Tol Probolinggo–Banyuwangi diharapkan mempercepat mobilitas orang dan distribusi barang.

    Sementara itu, Tol Pejagan–Cilacap diproyeksikan menjadi jalur penting yang mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan selatan Jawa.

    Untuk Jawa Timur, pemerintah memasukkan proyek Tol Demak–Tuban dan Tol Tuban–Gresik sebagai bagian jaringan strategis nasional.

    Kedua ruas tersebut dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat jalur logistik dan industri di kawasan Pantura Jawa Timur.

    Pengembangan jaringan juga mencakup Tol Malang–Kepanjen serta Tol Kediri–Tulungagung yang ditujukan memperlancar akses regional.

    Selain itu, Tol Krian–Legundi–Bunder–Manyar serta akses menuju Pelabuhan Patimban turut menjadi bagian pembangunan prioritas.

    Di Pulau Sumatera, pemerintah melanjutkan proyek Tol Binjai–Langsa serta Sigli–Banda Aceh yang masuk jaringan Trans Sumatera.

    Tol Pekanbaru–Bangkinang–Payakumbuh–Bukittinggi juga menjadi salah satu proyek yang mendapat perhatian dalam percepatan pembangunan.

    Ruas Tol Bukittinggi–Padang, Jambi–Rengat, hingga Rengat–Pekanbaru turut didorong guna memperkuat konektivitas antardaerah.

    Pembangunan lainnya mencakup Tol Betung–Tempino–Jambi serta Tol Lubuklinggau–Curup–Bengkulu yang terus dipersiapkan.

    Sementara itu, Tol Kayu Agung–Palembang–Betung tetap menjadi bagian penting dalam pengembangan koridor utama Sumatera.

    Pemerintah berharap tambahan jaringan jalan tol mampu memangkas biaya distribusi dan meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

    Keberadaan infrastruktur baru tersebut juga diyakini dapat membuka pusat pertumbuhan ekonomi dan investasi di berbagai wilayah.

    Dengan konektivitas yang semakin baik, distribusi barang, jasa, serta mobilitas masyarakat diharapkan menjadi lebih efisien.

    Masyarakat kini menantikan realisasi seluruh proyek tersebut agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan secara nyata di daerah. [Agus].
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini