Garut.Opsjurnal.asia - Pandangan keliru yang selama ini melekat kuat di tengah masyarakat tentang permainan domino perlahan namun pasti mulai diperbaiki. Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kabupaten Garut terus meluruskan persepsi tersebut, sejalan dengan penegasan yang telah disampaikan oleh Ketua Umum maupun Ketua Harian organisasi. Penjelasan lebih rinci disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Humas dan Promosi Pengcab ORADO Garut.
“Sejalan dengan arahan Bapak Ketua Harian dan Ketua Umum, kami ingin menjadikan ORADO sebagai ajang silaturahmi yang mempererat tali persaudaraan antarwarga. Hari ini kami tegaskan dengan lantang: domino bukanlah judi, melainkan wadah positif untuk mengasah kemampuan dan mengukir prestasi,” ujar Arief Sukma Hardiana, Kepala Bidang Humas dan Promosi Pengcab ORADO Garut, Senin (8/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa olahraga domino memiliki karakteristik yang khas dan berbeda dari cabang olahraga pada umumnya. Jika kebanyakan olahraga mengandalkan kekuatan dan ketahanan fisik, domino justru menjadi sarana melatih ketajaman pikiran serta kemampuan menyusun strategi yang matang.
“Memang benar, olahraga domino tidak sama dengan olahraga konvensional yang kita kenal selama ini. Namun manfaatnya sangat besar untuk mengasah kerja otak dan melatih cara berpikir yang sistematis. Selain itu, dalam permainan beregu, setiap orang memiliki peran yang saling melengkapi, sehingga melatih pula kerja sama tim yang baik,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan keunikan lain yang jarang dimiliki olahraga lain, yaitu pola persaingannya yang adil dan terbuka bagi siapa saja.
“Ada satu hal yang membedakannya: sangat jarang ada pemain, baik itu yang bermain secara tradisional maupun variasi lainnya, yang bisa terus-menerus menjadi juara bertahan. Posisi pemenang selalu berputar dan berganti. Ini membuktikan bahwa kemenangan sepenuhnya bergantung pada konsentrasi, strategi, dan ketepatan mengambil keputusan saat itu juga, bukan karena keberuntungan semata,” tambahnya.
Untuk menggali potensi yang tersebar di seluruh penjuru daerah, pihaknya telah menyusun langkah nyata bersama jajaran terkait.
“Bersama Kepala Bidang Pembinaan Prestasi, kami sedang merencanakan kegiatan menjemput bola langsung ke kecamatan-kecamatan. Kami yakin, di setiap wilayah Garut masih banyak bibit atlet berbakat yang belum tergali. Kami optimis, dengan bimbingan yang terarah, mereka nantinya mampu berprestasi hingga tingkat regional Jawa Barat bahkan kancah nasional,” pungkasnya.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen ORADO Garut dalam mengubah citra negatif menjadi citra positif yang membanggakan.
(M.A. Zakariyya S.E)

