OKU TIMUR – 21. Juni 2026
Gelombang dukungan terhadap program strategis Presiden RI Prabowo Subianto terus menguat. Kali ini datang dari DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten OKU Timur yang menegaskan komitmennya untuk berdiri di garis terdepan mengawal setiap kebijakan yang berpihak kepada rakyat, khususnya petani.
Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Medi Ahmazon, menegaskan bahwa program-program Presiden Prabowo merupakan harapan besar bagi jutaan rakyat Indonesia yang mendambakan kesejahteraan dan keadilan.
"Saat negara bergerak untuk membela rakyat, maka Tani Merdeka Indonesia akan berdiri paling depan untuk mengawalnya. Kami tidak akan tinggal diam. Kami siap mengawal, mengawasi, dan memastikan setiap program Presiden Prabowo benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan," tegas Medi Ahmazon.
Pernyataan serupa disampaikan Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten OKU Timur, M. Daud. Dengan nada tegas, ia menyatakan bahwa Tani Merdeka Indonesia tidak akan membiarkan program yang diperjuangkan untuk rakyat terhambat di lapangan.
"Kami siap menjadi benteng dan pengawal program Presiden Prabowo. Ketika petani membutuhkan keberpihakan, kami hadir. Ketika rakyat membutuhkan pembelaan, kami berdiri di depan. Tani Merdeka Indonesia akan terus mengawal kebijakan yang pro rakyat dan memastikan manfaatnya dirasakan hingga ke desa-desa," ujar M. Daud.
Menurutnya, petani bukan hanya penyangga ketahanan pangan nasional, tetapi juga pilar utama kekuatan bangsa. Karena itu, setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani harus mendapat dukungan dan pengawalan bersama.
DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten OKU Timur menegaskan bahwa dukungan kepada Presiden Prabowo bukan sekadar pernyataan sikap, melainkan komitmen perjuangan untuk memastikan cita-cita mewujudkan Indonesia yang mandiri, berdaulat pangan, dan sejahtera dapat tercapai.
"Selama Presiden Prabowo berdiri untuk rakyat, Tani Merdeka Indonesia akan tetap berdiri di samping beliau, mengawal dan memperjuangkan kepentingan petani serta rakyat Indonesia," tutup M. Daud.
Ind16



